“Sesuai tradisi masyarakat Jepara, seminggu setelah Lebaran kita biasanya melaksanakan Pesta Lomban, di mana terdapat prosesi larungan kepala kerbau,” ujarnya.
Menurutnya, tradisi ini sebagai ucapan terima kasih atas hasil laut yang didapatkan oleh nelayan saat melaut.
Baca Juga: HUKUM Puasa Syawal dan Senin Kamis: Bolehkah Menggabungkannya?
Pj. Bupati Edy berpesan agar kegiatan tahunan setiap bada kupat tetap dilaksanakan dan dipertahankan setiap tahunnya.
Ketua Perhimpunan Nelayan Kabupaten Jepara, Sujianto berharap dengan adanya tradisi larungan ini dapat membawa berkah kepada para nelayan.
"Mudah-mudahan dengan menggelar larung sesaji ini nelayan diberikan rezeki yang melimpah, pendapatan nelayan di tahun ini lebih baik lagi," kata Sujianto.***