TITIKTEMU.CO, Sepekan usai Hari Raya Idul Fitri, warga di Desa Sruni, Kecamatan Musuk, Kabupaten Boyolali memiliki tradisi unik dengan mengarak ternak mereka.
Warga lereng Gunung Merapi ini akan merayakan hari raya dan mengarak hewan ternak mereka dalam acara bakdan sapi atau lebaran sapi bertepatan dengan lebaran ketupat.
Biasanya mereka mengarak hingga 150 ekor sapi, yang dilibatkan dari lingkungan RT masing-masing.
Peringatan Lebaran ketupat di daerah itu diawali dengan prosesi di jalan utama desa . Tradisi turun temurun itu diikuti ratusan KK warga Dukuh Mlambong, Gedongsari, dan Rejosari. Sebelumnya dilakukan dengan kenduri, membawa ketupat dilengkapi sayur dan lauk pauk. Mereka memanjatkan doa sebagai wujud syukur.
Baca Juga: Libur Lebaran ! Melihat Kreatifnya Hasil Tembikar Di Museumku Gerabah Yogyakarta
Usai kenduri, hewan ternak milik warga diarak dengan gunungan ketupat serta hasil bumi lainnya, menyusuri jalan di dukuh. Sebelum diarak keliling kampung, sapi diberi makan ketupat, kemudian dioles minyak wangi agar harum.
Ternak sapi dimanjakan oleh peternaknya, karena melalui ternak, masyarakat mampu hidup sejahtera.
Tradisi Syawalan atau Lebaran Ketupat dengan mengarak ternak sapi dan kambing, sempat digelar saat pandemi, tetapi uniknya sebagian peternak melakukan secara individu dengan tetap menjaga protokol kesehatan.
Artikel Terkait
Libur Lebaran ! Awas Masih Ada THR Di Kulon Progo Yang Harus Dilihat
Libur Lebaran! Mumpung Masih Di Brebes , Paling Pas Ke Dewi Mangrove Sari Wisata
Libur Lebaran! Curug Lawe Meski Indah Jangan Ajak Kerabat Yang Lanjut Usia Ya !
Libur Lebaran ! Menambah Oktan Dengan Mencicipi Durian Bawor Di Asalnya
Libur Lebaran! Mumpung Di Temanggung Tunda Dulu Balik , Ada Wisata Posong
Libur Lebaran ! Melihat Kreatifnya Hasil Tembikar Di Museumku Gerabah Yogyakarta