TITIKTEMU.CO - Maroko menjalani pertandingan perebutan ketiga untuk melanjutkan pencatatan sejarah di dunia sepak bola. Menjadi menjadi tim Afrika pertama dalam sejarah Piala Dunia yang mencapai semifinal dan memainkan sepakbola yang memikat di sepanjang turnamen.
Sayangnya untuk Singa Atlas, cedera pada bek tengah Romain Saiss dan Nayef Aguerd merusak performa mereka menghadapi Prancis di semifinal. Pelatih Walid Reragui melakukan kesalahan dalam penyusunan strategi melawan Prancis.
Manajer Maroko beralih ke lima bek untuk mencoba mengakomodasi duetnya yang yang kurang bugar itu. Namun Maroko justru keteteran dan kebobolan lebih awal dan kehilangan kedua pemain karena cedera dalam waktu 20 menit.
Baca Juga: 7 Makanan Khas Madura ini Wajib Kalian Cicipi, Mulai dari Soto Hingga Sate Laler
Pada saat dia telah kembali ke formasi empat bek yang kokoh, semuanya sudah telanjur. Prancis bertahan mati-matian untuk mengakhiri dongeng Maroko dengan mengamankan kemenangan 2-0.
Di sisi lain, Kroasia tampak seperti tim yang rapuh kekalahan 3-0 mereka di semifinal melawan Argentina. Dan sekarang harus mencoba dan meningkatkan diri mereka dalam penampilan Piala Dunia terakhir untuk jimat Luka Modric.
Kondisi Tim
Manajer Kroasia Zlatko Dalic mengatakan dia tidak akan mengambil risiko pemain yang tidak sepenuhnya fit. Bek tengah Josko Gvardiol dan gelandang Marcelo Brozovic kebugarannya meragukan.
Brozovic ditarik di awal babak kedua melawan Argentina, mengeluhkan ketidaknyamanan di pahanya, sementara Gvardiol membutuhkan suntikan penghilang rasa sakit untuk bermain karena cedera kaki.
Bek kanan cadangan Josip Stanisic yang juga berjuang pulih dari cedera, kemungkinan tidak akan tampil.
Di pihak Maroko, Reragui hampir pasti tidak akan mempertaruhkan Saiss dan Aguerd lagi karena kedua bek tengah itu sedang berjuang melawan cedera.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Wisata Kota Pamekasan Madura. Mulai dari Pantai hingga Tebing
Bek sayap Noussair Mazraoui mengalami cedera sepanjang turnamen dan ditarik keluar pada babak pertama melawan Prancis, jadi juga diragukan.
Artikel Terkait
Terinspirasi Perjuangan di Rusia 2018, Olivier Giroud Optimis Prancis Ulangi Sukses di Piala Dunia 2022
Kapten Timnas Prancis Hugo Lloris berpeluang mengangkat tropi juara dunia dua kali beruntun. Begini faktanya
Arsene Usul Piala Dunia 2 Tahun Sekali. Begini Fakta Kenapa Piala Dunia Diselenggarakan 4 Tahun Sekali
Argentina ke final Piala Dunia, Lionel Messi Catatkan Tiga Rekor Baru
7 Pilar Penting Permainan Timnas Maroko. Ini Profil Mereka Selengkapnya
Pemain Sepak Bola Dengan Harga Selangit Usai Tampil Menawan Di Piala Dunia 2022. Ada yang Hampir Rp 2 Triliun!
Prancis Melaju ke Final Piala Dunia 2022, Kylian Mbappe dkk Menamatkan Dongeng Maroko
Lionel Messi, Pemain Sepak Bola dengan Segudang Rekor yang Sulit Dipatahkan
Antoine Griezmann: Menghadapi Lionel Messi di final Piala Dunia adalah sesuatu yang sama sekali berbeda