TITIKTEMU.CO, QATAR - Maroko telah menjadi kisah Piala Dunia hingga saat ini setelah menjadi negara Afrika pertama yang mencapai semifinal, tetapi perjalanan mereka di Qatar mungkin akan berakhir dalam pertandingan Rabu melawan Prancis di Al Rayyan.
Tim asuhan Walid Reragui telah melangkah jauh di atas harapan mereka saat ini, setelah memuncaki Grup F sebelum mengalahkan Spanyol di babak 16 besar melalui adu penalti dan kemudian melewati Portugal 1-0 di perempat final.
Ini adalah prestasi luar biasa bagi Singa Atlas dan akan dikenang selama bertahun-tahun mendatang. Namun, mereka sekarang bersiap untuk menghadapi juara bertahan Prancis dan lini belakang mereka yang dihantam cedera mungkin kesulitan untuk mencegah para pemain Perancis yang ingin membuat sejarah, menjadi dua kali juara dunia berturut-turut.
Kondisi Kedua Tim
Bos Prancis Didier Deschamps tidak memiliki kekhawatiran cedera atau suspensi untuk semifinal dan kemungkinan akan menurunkan starting XI yang sama yang mengalahkan dan menyingkirkan Inggris dari turnamen.
Di sisi lain, Pelatih Maroko Walid Reragui masih ragu-ragu dengan atas status trio Nayef Aguerd, Romain Saiss dan Noussair Mazraoui yang cedera, dengan mengatakan "tidak ada yang absen untuk saat ini, tetapi juga tidak ada yang pasti masuk."
Yahia Attiyat Allah dan Jawad El Yamiq sama-sama tampil mengesankan saat dimasukkan ke dalam starting XI untuk meraih kemenangan di perempat final, sementara Achraf Dari juga tampil bagus saat menggantikan Saiss di babak kedua kontes tersebut.
Baca Juga: 9 Rekomendasi tempat Wisata Di Batang Untuk Liburan Akhir Tahun Bersama Keluarga
Singa Atlas tidak akan diperkuat striker Walid Cheddira, yang menerima dua kartu kuning melawan Portugal dan diskors untuk semifinal.
Statistik
Prancis bertujuan untuk menjadi negara ketiga yang memenangkan Piala Dunia berturut-turut, dengan Italia mencapai prestasi tersebut pada tahun 1934 dan 1938 sebelum Brasil kemudian bergabung pada tahun 1958 dan 1962.
Les Bleus telah memenangkan enam pertandingan sistem gugur terakhir mereka di piala dunia, mengalahkan Argentina, Uruguay, Belgia dan Kroasia di Rusia empat tahun lalu dan kemudian menggusur Polandia dan Inggris di Qatar sejauh ini.
Artikel Terkait
PIALA DUNIA 2022: Delapan Stadion Megah Siap Layani Penonton dari Seluruh Dunia
Road to FIFA World Cup 2022: Ini Perjalanan 32 Negara Menuju Piala Dunia Qatar
8 Pemain Muda yang Diperkirakan Bersinar di Piala Dunia Qatar 2022
8 Destinasi Wisata Qatar, Salah Satunya Tak Jauh Dari Stadion Piala Dunia 2022 Lusail
Jelang Prancis Vs Maroko: Karim Benzema Semangati Koleganya. 'Ayo semua. Hampir sampai tujuan'
Terinspirasi Perjuangan di Rusia 2018, Olivier Giroud Optimis Prancis Ulangi Sukses di Piala Dunia 2022
Kapten Timnas Prancis Hugo Lloris berpeluang mengangkat tropi juara dunia dua kali beruntun. Begini faktanya
Arsene Usul Piala Dunia 2 Tahun Sekali. Begini Fakta Kenapa Piala Dunia Diselenggarakan 4 Tahun Sekali
Argentina ke final Piala Dunia, Selangkah Lagi Lionel Messi Lengkapi Gelarnya Secara Paripurna