TITIKTEMU.CO, QATAR - Murat Yakin memimpin Swiss ke Piala Dunia mengetahui bahwa bebannya cukup berat untuk dijalani setelah pendahulunya Vladimir Petkovic membawa Swiss ke perempat final Euro 2020, denggan mengalahkan juara dunia Prancis dalam perjalanan ke tahap itu.
Di perempat final, tim Spanyol yang luar biasa hanya mampu mengalahkan Swiss melalui adu penalti, itupun setelah tim Petkovic hanya 10 orang selama 45 menit.
Tapi bekal Swiss di bawah Yakin cukup kuat. Mereka mengalahkan juara Euro 2020 Italia dan memimpin Grup C Kualifikasi Piala Dunia UEFA. Hasil mengejutkan ini akhir berbuntut Italia gagal mencapai Qatar.
Baca Juga: Mukjizat! Seorang Bocah Ditemukan masih Hidup Setelah Terjebak Reruntuhan Akibat Gempa Cianjur
Sebelum mereka menghadapi nama-nama besar di Piala Dunia, pasukan Yakin pertama-tama harus mengatasi tim Kamerun yang sulit dinilai berdasarkan performa terkini.
Berita tim
Swiss memiliki kekuatan penuh di setiap posisi tetapi ada sedikit kekhawatiran di bawah mistar gawang.
Kiper cadangan Yvon Mvogo gagal masuk skuad karena masalah lutut dan kiper pilihan pertama yang berpengalaman Yann Sommer baru-baru ini melewatkan satu bulan tanpa bertanding karena cedera ligamen pergelangan kaki.
Namun, Sommer sudah kembali beraksi untuk pertandingan pemanasan Swiss melawan Ghana pekan lalu, dan seluruh skuad Swiss tersedia untuk pertandingan itu.
Kamerun adalah salah satu dari sedikit negara di Qatar yang tidak memiliki masalah dalam persiapan ke piala dunia, meski tak ada pemain yang menonjol. Satu-satunya yang perlu diberi atensi adalah pemain kunci Andre-Frank Zambo Anguissa. Gelandang Napoli ini mengalami masalah kebugaran tetapi diyakini tetap jadi starter.
Statistik
Kamerun selalu kalah dalam tujuh pertandingan Piala Dunia terakhir mereka. Mereka juga gagal lolos ke putaran final pada 2006 dan 2018.
Tim asuhan pelatih Rigobert Song juga gagal memenangkan salah satu dari empat pertandingan pemanasan terakhir mereka sejak September, kalah dari Korea Selatan dan Uzbekistan dan hanya bermain imbang 1-1 melawan Jamaika dan Panama.
Namun kekecewaan terbesar adalah kegagalan mencapai final Piala Afrika di kandang sendiri, dengan Indomitable Lions kalah di semifinal. Mereka kalah adu penalti dari tim Mesir yang kuat.
Artikel Terkait
Inggris Menang Telak Atas Iran Dengan Keunggulan 6-2 di Piala Dunia Qatar 2022
Kutukan! Juara Bertahan dari Eropa Gagal Lewati Babak Penyisihan Grup. Mampukah Perancis Mematahkan Kutukan?
Kejutan Besar Piala Dunia 2022, Rekor 36 Kali Tak Terkalahkan Argentina Tumbang di Kaki Pemain Arab Saudi
Ini Sejumlah Fakta Penting Saat Arab Saudi Mengalahkan Favorit Juara Argentina. Banjir Kartu untuk Arab Saudi
Denmark 0-0 Tunisia, Kejutan Kedua Piala Dunia Qatar, setelah kekalahan Argentina
Piala Dunia Qatar 2022: Perancis Tetap Perkasa Tanpa Karim Benzema dan Paul Pogba
Manchester United Umumkan Cristiano Ronaldo Segera Tinggalkan Klub. Begini Tanggapan CR7
Fakta Penting Saat Juara Dunia 4 Kali Jerman Bertemu Samurai Biru Jepang
Kejutan Lagi! Runner Up Piala Dunia 2018 Kroasia Ditahan Imbang Maroko.
Fakta Penting Kekalahan Jerman dari Jepang, Salah Satunya Jerman atau Spanyol Bisa Tersingkir Lebih Awal
12 Pertandingan Bersejarah Piala Dunia Paling Mengejutkan. Salah Satunya Pembantaian Spanyol oleh Belanda