Bruno Lage Dipecat Wolves, 5 Kandidat Muncul Sebagai Kandidat Kuat

photo author
Indria Purnama Hadi, TitikTemu.co
- Selasa, 4 Oktober 2022 | 06:08 WIB
Pelatih Bruno Lage dipecat Wolves menyusul meningkatnya kekhawatiran terdegradasi setelah kalah dari West Ham (Instagram @wolves)
Pelatih Bruno Lage dipecat Wolves menyusul meningkatnya kekhawatiran terdegradasi setelah kalah dari West Ham (Instagram @wolves)

TITIKTEMU.CO - Wolves sedang mencari manajer baru dengan target utama supaya tidak terdegradasi di akhir musim.

Pelatih Wolves Bruno Lage dipecat setelah tim dari Midlands itu tergelincir ke zona degradasi menyusul kekalahan 2-0 di West Ham.

Tim dari Molineux hanya memperoleh enam poin dari delapan pertandingan liga dan hanya mencetak tiga gol.

Baca Juga: Ini 5 Pelatih Liga Premier Inggris Yang Rawan Pemecatan

Setidaknya ada lima kandidat yang bisa menjadi pengganti Bruno Lage menjadi pelatih Wolves, mulai dari yang paling favorit Ruben Amorim dan pelatih yang cukup dikenal Andre Villas-Boas.

Ruben Amorim
Amorim diyakini sebagai pilihan No1 pemilik Wolves sebagai manajer berikutnya.

Pelatih berusia 37 tahun itu mencatatkan namanya sebagai manajer di Braga sebelum bergabung dengan klubnya saat ini pada Maret 2020.

Baca Juga: Tragedi Stadion Kanjuruhan, Bareskrim Periksa Direktur PT LIB dan Ketua PSSI Jatim

Dalam musim penuh pertamanya sebagai pelatih, ia memenangkan gelar Liga Primeira pertama Sporting dalam hampir dua dekade dan menindaklanjuti kemenangan itu dengan finis di urutan kedua di belakang Porto pada musim berikutnya.

Tapi 2022-2023 menjadi perjuangan bagi Amorim sejauh ini di dalam negeri dengan timnya berada di urutan ketujuh, meskipun mereka memuncaki grup Liga Champions berkat kemenangan 2-0 atas Tottenham.

Baca Juga: Hasil Rembuk Rakyat, PSI dukung Ganjar - Yenny di Pilpres 2024

Julen Lopetegui
Julen Lopetegui memiliki Porto, Spanyol dan Real Madrid di CV manajerialnya, tetapi saat ini sedang berjuang untuk mempertahankan posisinya di Sevilla.

Ahli taktik Spanyol, 56, mengasuh Sevilla sejak 2019 dan telah finis di empat besar setiap musim sejak itu, serta memenangkan Liga Europa pada 2020.

Sevilla memulai dengan buruk kali ini, dan Lopetegui berjuang untuk pekerjaannya dengan satu kemenangan dari tujuh melihat timnya duduk di atas zona degradasi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Indria Purnama Hadi

Sumber: Livescore.com

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X