TITIKTEMU.CO, AUSTRALIA - Danielle Collins akan menjalani pertarungan "spektakuler" Australia Terbuka dengan favorit tuan rumah Ash Barty, setelah mengalahkan Iga Swiatek untuk mencapai final grand slam perdananya.
Collins tampil perkasa di semifinal kedua di Rod Laver Arena, hanya membutuhkan waktu satu jam 18 menit untuk mengalahkan Swiatek 6-4 6-1.
Kemenangan petenis Amerika berusia 28 tahun itu adalah yang kedua atas lawan 10 besar dalam grand slam.
Baca Juga: INFO LOKER : Ada 7 Posisi untuk Sarjana di PT Aneka Gas Industri Tbk, Chekidot!
Collins tak henti-hentinya menekan Swiatek yang kesulitan menahan penampilan agresif Collins. Dan unggulan ke-27 maju ke final dengan tekad menggagalkan Barty meraih gelar Australia Terbuka pertama pada Sabtu, 29 Januari ini pkl.15.30 WIB.
Apiknya penampilan Collins di Australia Terbuka ini sebenarnya di luar dugaan. Baru April lalu, penduduk asli Florida itu menjalani operasi darurat untuk endometriosis.
Collins juga didiagnosis menderita rheumatoid arthritis pada tahun 2018, tetapi dia memperlihatkan seolah tak terjadi apa-apa pada kondisi tubuhnya.
Baca Juga: Quotes dan Ucapan selamat Tahun Baru Imlek 2022, Bijak dan Penuh Pengharapan
Ia membuka jalan baru untuk karirnya di Melbourne Park, hanya kehilangan dua set dalam perjalanan ke final.
Dia mengatakan dalam sebuah wawancara di lapangan setelah kemenangan atas Swiatek: "Rasanya luar biasa. Ini adalah perjalanan seperti itu, dan itu tidak terjadi dalam semalam. Bertahun-tahun kerja keras dan berjam-jam di usia dini di lapangan.
"Kemarin saya mengingat tentang ini semua, setiap pagi ayah membangunkan saya untuk berlatih sebelum sekolah. Sungguh luar biasa berada di panggung ini dan terutama dengan tantangan kesehatan. Saya sangat bersyukur, dan saya tidak bisa lebih bahagia."
Baca Juga: Menteri Basuki: Ibu Kota Negara Pindah akan Bentuk Peradaban Baru
Collins mengalahkan petenis nomor satu dunia Barty untuk mencapai perempat final Adelaide International tahun lalu, setelah kalah dalam tiga pertemuan sebelumnya, dan petenis nomor 30 dunia itu akan menyambut kesempatan besar akhir pekan ini.
Dia berkata: "Kami memiliki beberapa pertempuran luar biasa selama bertahun-tahun. Ini akan menjadi sangat spektakuler, dengan energi yang dibawa para penggemar, apakah itu untuk saya atau untuk lawan saya.
Artikel Terkait
Rafael Nadal Tak Terlalu Peduli Rekor Pemegang Grand Slam Terbanyak Jika Menjadi Juara Australia Terbuka 2022
Matteo Berrettini, Petenis Putra Italia Pertama di Semi Final Australia Terbuka
Danielle Collins Akhiri Impian Alize Cornet, dan Maju ke Semi Final Kedua Kalinya di Australia Terbuka
Iga Swiatek dan Stefanos Tsitsipas ke Semi Final Tenis Australia Terbuka 2022 Tunggal Putri dan Putra
Rafael Nadal ke Final Australia Terbuka, Selangkah Lagi Pecahkan Rekor Pemenang Gelar Grand Slam Terbanyak
Daniil Medvedev ke Final Australia Terbuka Dua Kali Berturut-turut untuk Bertemu Rafael Nadal