TITIKTEMU.CO SEMARANG -Tim voli indoor dan voli pasir kontingen PON XX Papua asal Provinsi Jateng diminta untuk menjaga sportivitas saat bertanding, disamping menjaga protokol kesehatan.
Hal itu merupakan pesan Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi saat melepas kontingen Jawa Tengah cabang bola voli indoor dan bola voli pasir yang berlangsung di gedung Borobudur, Mapolda Jateng, Kamis (16/9) pagi.
Hadir bersama sejumlah pejabat utama Polda Jateng, Kapolda melepas kontingen bola voli yang terdiri 23 atlet voli indoor dan 4 atlet voli pasir beserta 8 official.
Baca Juga: Usai Lantik Tamtama, Pangdam XVII/Cenderawasih Langsung Cek Kesiapan Akomodasi PON Papua
Kapolda menandaskan bahwa fokus utama para atlet saat ini adalah menjaga protokol kesehatan selama berlaga. Jangan sampai para atlet tidak dapat berprestasi akibat sakit atau tertular covid 19.
"Tetap junjung tinggi sportivitas dan patuhi setiap aturan pertandingan. Tanpa sportivitas anda bukanlah seorang juara yang juara," ungkap Ahmad Luthfi.
Ditambahkan pula, kontingen Jawa Tengah harus mempunyai karakter pembeda dan etika yang menonjol.
Baca Juga: Bertekad Sajikan Yang Terbaik Untuk Pemirsa, TVRI Gelar Diklat Bagi Tim Peliput PON XX Papua 2021
"Jawa Tengah mempunyai sopan santun, andap asor serta etika yang tinggi. Jawa tengah selalu dipuji setiap kita berlaga," pesan Irjen Ahmad Luthfi.
Secara keseluruhan, Provinsi Jawa Tengah memberangkatkan 651 atlet dan ofisial dari 39 cabang olahraga (cabor) pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua.
Ditargetkan 45 medali emas didulang Jawa Tengah di even olahraga empat tahunan ini.
Untuk itu diharapkan seluruh atlet mengerahkan kemampuan terbaiknya agar target tersebut dapat dicapai. ***
Artikel Terkait
Kegiatan Digelar di Masa Pandemi, Kemenkes Siapkan Protokol Kesehatan PON XX Papua 2021
Lagu “Torang Bisa” Resmi Menjadi Theme Song PON XX Papua 2021
Kontingen Provinsi Jawa Barat Untuk PON XX Papua 2021 Diberangkatkan. Target Pertahankan Juara Umum!
Menkopolhukam Mahfud MD Cek Kesiapan Venue PON XX Papua
Jokowi Akan Membangun Istana Kepresidenan ke 7 di Papua?