Empat tahun lalu di Piala Dunia 2018, Kroasia menang melawan Denmark di babak 16 besar lewat babak adu penalti. Kemudian menaklukkan tuan rumah Rusia di babat perempat final juga dengan adu penalti. Sebelum menang atas Brazil di Qatar 2022, Kroasia mengalahkan Jepang dengan cara yang sama, adu penalti.
Entah apa yang membuat Kroasia jago dalam adu penalti, tapi ini bisa jadi karena sejarah dan kultur sepak bola yang diturunkan dari generasi ke generasi.
Dulu sebelum Liga Yugoslavia diberhentikan pada tahun 1992, mereka punya peraturan yang cukup unik .Tim-tim yang bermain dalam Liga tersebut tidak mengenal hasil imbang. Semua pertandingan akan dilanjutkan ke babak adu penalti untuk menentukan pemenangnya.
Baca Juga: Sejumlah Tempat Wisata di Sumedang, Menawarkan Keindahan Alam dan Kesejukan Hawa Pegunungan
Di Liga tersebut tim pemenang mendapatkan 2 poin, sedangkan tim yang menang dengan adu penalti akan mendapatkan satu poin. Mungkin inilah sejarah dan budaya yang mempengaruhi, mengapa Kroasia jadi sangat jago adu penalti.
Namun yang pasti, mengapa Kroasia bisa mengalahkan Brazil di Piala Dunia 2022 ini tentu saja berkat tembok tangguh bernama Dominic Livacovic yang menjaga gawang Kroasia.
Baca Juga: Minuman Penurun Demam Yang Alami Dan Ampuh
Berdasarkan data dari Opta, Livacovic sudah melakukan empat kali penyelamatan penalti di Piala Dunia 2022. Itu merupakan rekor. Livacovic menjadi penjaga gawang yang paling banyak melakukan penyelamatan penalti dalam sejarah Piala Dunia.***