Sementara Perez, peraih pole position, pasti akan dapat mengambil hal positif juga, meskipun turun ke urutan keempat setelah kesalahan strategi pit-stop.
Baca Juga: Selama Ramadhan ASN Kerja Mulai Pukul 08.00, Ini Aturan Lengkapnya
Di sisi lain, Ferrari di dua balapan GP F1 2022 telah memperlihatkan bahwa mereka adalah pesaing yang harus diperhatikan tim lain, ketika Mercedes justru sedang berjuang untuk mendapatkan formula yang terbaik.
Setelah meraih kemenangan satu-dua pertama sejak 2019 di Bahrain, tim Italia Ferrari kembali memberi peringatan mengapa mereka bisa menjadi ancaman serius bagi harapan gelar Red Bull tahun ini.
Dengan Leclerc dan Sainz pulang di posisi kedua dan ketiga, plus mencatat lap tercepat, telah menjadi bukti, bahwa Ferrari telah kembali ketika jaman bersama Michael Schumacher.
Baca Juga: Menjelang Maghrib Tayang 31 Maret, Film Horor Perempuan yang Dipasung
Situasi sebaliknya terjadi pada Mercedes. Bel alarm pasti akan terus berdering di Mercedes setelah akhir pekan yang sulit untuk Silver Arrows. Hamilton melaju dengan luar biasa untuk naik ke urutan keenam pada satu titik, namun pit stop yang terlambat membuatnya harus puas dengan posisi ke-10 pada akhirnya, sementara George Russell tampil tak gemilang meski bisa finish di urutan kelima.***