TITIKTEMU.CO - Sejarah baru akan tercipta pada saat pertandingan final tenis putri Wimbledon 2023 antara Ons Jabeur Tunisia menghadapi Marketa Vondrousova dari Ceko.
Juara baru akan tercatat di Venus Rosewater Dish di Centre Court saat runner-up tahun lalu menghadapi finalis wanita pertama yang tidak diunggulkan di SW19 sejak 1963.
Baca Juga: Harapan Timnas Wanita Mengalahkan Myanmar
Jabeur di jalan menuju penebusan
Ons Jabeur kembali ke final Wimbledon 12 bulan setelah dia menderita kekalahan dari Elena Rybakina tahun 2022.
Petenis Tunisia itu mengatakan bahwa 2022 bukanlah waktunya, dia saat ini siap menjadi juara grand slam.
Baca Juga: INFO HAJI 2023 : Daging DAM Siap di Distribusikan ke Indonesia dalam Kemasan Siap Saji
Baca Juga: INFO HAJI 2023 : TeleJemaah, Keluarga Bisa Pantau Kondisi Kesehatan Jemaah Haji dari Tanah Air
Jika dia bisa tampil lebih baik dari tahun lalu dan menang, maka dia akan menjadi tunggal putri pemenang grand slam pertama dari negara Arab atau Afrika.
Jalan Vondrousova menuju pemulihan
Marketa Vondrousova juga berada di jalur penebusan setelah cedera nyaris menghentikan kariernya yang menjanjikan.
Baca Juga: Gunung Semeru kembali Erupsi, Luncuran Awan Panas Mencapai 3 km
Setelah mencapai Prancis Terbuka sebagai remaja pada 2019, dia menderita masalah kesehatan dan mengungkapkan bahwa satu-satunya partisipasinya di Wimbledon tahun lalu adalah menonton sahabatnya dalam kualifikasi di Roehampton sambil mengenakan gips di pergelangan tangan kirinya.
Artikel Terkait
Liga Inggris: Everton rekrut mantan pemain Manchester United berusia senja
Manchester United Buru Rasmus Hojlund Pemain Dinilai akan Menjadi Erling Haaland Baru
Wimbledon 2023: Ons Jabeur Berniat Tebus Kegagalan di final tahun lalu
Wimbledon 2023: Novak Djokovic ke final lima kali beruntun setelah kalahkan Jannik Sinner
Wimbledon 2023: Carloz Alcaraz menjadi petenis termuda yang maju ke final setelah Rafael Nadal 2006
Harapan Timnas Wanita Mengalahkan Myanmar