TITIKTEMU.CO, INGGRIS - Leeds telah mengumumkan Javi Gracia sebagai pengganti Jesse Marsch, sebagai pelatih. Manager asal Spanyol itu segera bekerja begitu ijin kerja turun.
Los blancos tidak terburu-buru menunjuk pelatih kepala baru setelah memecat Marsch awal bulan ini, terutama karena banyaknya target yang harus dicapai pelatih baru tersebut, terutama lolos dari degradasi.
Baca Juga: Penampilan Tandang Manchester City Belum Meyakinkan, Ditahan Imbang di Kandang Leipzig
Mantan bos Watford Gracia, 52, telah menganggur sejak meninggalkan Al Sadd tahun lalu. Ia kini ditugaskan untuk memimpin tim Yorkshire ke posisi yang aman.
Garcia telah menyetujui apa yang digambarkan sebagai "kontrak fleksibel" di Elland Road dan Leeds berharap dia sudah dapat memimpin pertandingan kandang hari Sabtu melawan Southampton.
Kekalahan 1-0 akhir pekan lalu di Everton memperpanjang rekor liga tanpa kemenangan tim menjadi 10 pertandingan dan membuat mereka berada di urutan kedua dari bawah dalam tabel dengan 19 poin.
Michael Skubala ditempatkan sebagai penanggung jawab sementara setelah kepergian Marsch dan sekarang diharapkan untuk kembali ke perannya sebagai bos U-21.
Baca Juga: Penampilan Tandang Manchester City Belum Meyakinkan, Ditahan Imbang di Kandang Leipzig
Gracia menggantikan Marco Silva di Watford pada Januari 2018, saat posisi klub lima poin di atas zona degradasi.
Dia melanjutkan untuk membantu Hornets mengamankan status Liga Premier mereka dan finis di urutan ke-14 - unggul delapan poin dari tempat degradasi.
Dalam musim penuh pertamanya sebagai pelatih di Vicarage Road, Gracia dinobatkan sebagai Manager of the Month pada Agustus 2018 dan membawa klub finis di urutan ke-11, pencapaian tertinggi mereka di Liga Premier.
Dia juga memimpin klub ke final Piala FA 2019, di mana mereka dihancurkan 6-0 oleh Manchester City di Wembley.
Artikel Terkait
David de Gea catat rekor clean sheet 180 kali, saat Manchester United menang atas Leicester
Son Heung Min cetak gol, Tottenham kembali ke zona Liga Champions
Manchester United masih berpeluang rebut empat gelar, Marcus Rashford bertekad lanjutkan performa bagusnya!
Lima besar pencetak gol terbanyak Liga Champions sepanjang masa, tidak ada pemain Inggris. Ini dia juaranya
Lima kejutan terbesar di babak 16 besar Liga Champions, Real Madrid dua kali menjadi korban
Liverpool termakan harapan palsu. Real Madrid bangkit dari ketertinggalan dan menang besar!
Liga Champions: Performa Kerap Minus di Laga Tandang, Manchester City Bisa Tersandung di Markas Leipzig
Penampilan Tandang Manchester City Belum Meyakinkan, Ditahan Imbang di Kandang Leipzig