Hajime Moriyasu Nilai Badai Cedera Jadi Pelajaran Berharga bagi Jepang di Piala Dunia 2026

photo author
Achmad Zainur Roziqin, TitikTemu.co
- Selasa, 30 Juni 2026 | 20:18 WIB
Pelatih tim nasional Jepang Hajime Moriyasu di Piala Dunia 2026. (Instagram.com/ japanfootballassociation)
Pelatih tim nasional Jepang Hajime Moriyasu di Piala Dunia 2026. (Instagram.com/ japanfootballassociation)

Menurutnya, kesempatan bermain yang diperoleh pemain-pemain pelapis akan menjadi modal berharga untuk meningkatkan kualitas tim pada masa mendatang.

"Pada tahap perkembangan sepak bola Jepang saat ini, saya melihat hal tersebut sebagai sesuatu yang positif. Cedera memang bukan kondisi yang diharapkan, tetapi semakin banyak pemain yang memperoleh pengalaman di level seperti ini akan sangat membantu kemajuan sepak bola Jepang," ujar Moriyasu, seperti dikutip dari Reuters.

Baca Juga: BRI Peduli Gelar Pelatihan Kewirausahaan bagi 60 Purna PMI di Cirebon, Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat

Regenerasi Jadi Modal Menuju Turnamen Berikutnya

Penampilan Jepang di Piala Dunia 2026 menunjukkan bahwa kedalaman skuad mereka mulai berkembang meski belum mampu mengakhiri catatan buruk di fase gugur.

Moriyasu optimistis pengalaman bertanding di level tertinggi akan mempercepat proses regenerasi pemain. Ia berharap para pemain muda yang mendapat kesempatan tampil kali ini mampu menjadi tulang punggung Samurai Biru pada turnamen-turnamen internasional berikutnya.

Meski harus pulang lebih awal, Jepang tetap meninggalkan kesan positif lewat permainan disiplin dan mampu memberikan perlawanan sengit kepada salah satu kandidat juara, Brasil, hingga menit-menit terakhir pertandingan.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Achmad Zainur Roziqin

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X