Scaloni menilai pencapaian itu bukanlah sebuah kejutan.
"Cape Verde tidak mengejutkan saya karena mereka memang tim yang bagus," ujar Scaloni.
Ia menambahkan bahwa lawannya memiliki kualitas, kecepatan, serta mampu memberikan tekanan kepada tim-tim besar sepanjang penyisihan grup.
"Mereka adalah lawan yang tangguh. Mereka mampu menyulitkan Spanyol yang merupakan salah satu favorit juara, juga Uruguay dan Arab Saudi. Mereka memiliki pemain-pemain cepat dan berkualitas," jelasnya.
Argentina Bidik Tiket ke Babak 16 Besar
Dengan performa sempurna di fase grup, Argentina tetap menjadi salah satu kandidat kuat juara Piala Dunia 2026.
Namun, Scaloni mengingatkan anak asuhnya agar tetap fokus dan menghormati setiap lawan di fase gugur, termasuk Tanjung Verde.
Menurutnya, kesalahan kecil di babak knockout bisa berakibat fatal karena tidak ada kesempatan kedua untuk memperbaikinya.
Laga Argentina kontra Tanjung Verde diprediksi menjadi salah satu pertandingan yang paling dinantikan pada babak 32 besar, sekaligus menjadi ujian awal Albiceleste dalam upaya mempertahankan gelar juara dunia.***
Artikel Terkait
Lionel Messi Dipuji Bak Punya Sihir oleh Giuliano Simeone, Tetap Bersinar di Usia 39 Tahun pada Piala Dunia 2026
Argentina vs Portugal Dipastikan Tak Bertemu di Perempat Final Piala Dunia 2026, Duel Lionel Messi vs Cristiano Ronaldo Berpeluang Terjadi di Final
Graham Potter Tak Gentar Hadapi Prancis di 32 Besar Piala Dunia 2026: Ini Laga yang Selalu Diimpikan
Harry Kane Lampaui Cristiano Ronaldo di Piala Dunia 2026, Torehkan Rekor Baru Bersama Timnas Inggris
Klasemen MotoGP 2026 Usai GP Belanda: Jorge Martin Gusur Marco Bezzecchi dari Puncak, Ai Ogura Bersinar