Lionel Scaloni Waspadai Tanjung Verde di 32 Besar Piala Dunia 2026, Argentina Diminta Tak Terlena

photo author
Achmad Zainur Roziqin, TitikTemu.co
- Minggu, 28 Juni 2026 | 23:50 WIB
Lionel Scaloni, pelatih Argentina.
Lionel Scaloni, pelatih Argentina.

TITIKTEMU.CO - Pelatih Timnas Argentina, Lionel Scaloni, menegaskan timnya tidak akan memandang sebelah mata Tanjung Verde pada laga babak 32 besar Piala Dunia 2026. Meski Albiceleste lebih difavoritkan, Scaloni menilai wakil Afrika tersebut memiliki kualitas yang mampu menyulitkan lawan-lawan kuat.

Argentina memastikan langkah ke fase gugur dengan status juara Grup J setelah menutup penyisihan grup dengan kemenangan 3-1 atas Yordania di Dallas Stadium, Minggu (28/6/2026).

Tiga gol kemenangan Argentina dicetak oleh Giovani Lo Celso, Lautaro Martinez melalui titik penalti, serta Lionel Messi. Sementara satu-satunya gol Yordania lahir lewat Mousa Al-Tamari.

Hasil itu membuat tim berjuluk Albiceleste mengoleksi sembilan poin sempurna dari tiga pertandingan, sekaligus menjaga rekor selalu menang sepanjang fase grup.

Baca Juga: Klasemen MotoGP 2026 Usai GP Belanda: Jorge Martin Gusur Marco Bezzecchi dari Puncak, Ai Ogura Bersinar

Argentina Diunggulkan, tetapi Scaloni Tetap Waspada

Di babak 32 besar, Argentina akan berhadapan dengan Tanjung Verde yang lolos sebagai runner-up Grup H. Di atas kertas, Lionel Messi dan kawan-kawan memang lebih diunggulkan.

Selain berstatus juara bertahan, Argentina juga menempati peringkat pertama FIFA, sedangkan Tanjung Verde berada di posisi ke-64 dunia.

Meski demikian, Scaloni menegaskan bahwa perbedaan status tersebut tidak boleh membuat timnya lengah.

Menurutnya, Tanjung Verde telah menunjukkan kualitas permainan yang layak mendapat perhatian selama fase grup.

Baca Juga: Harry Kane Lampaui Cristiano Ronaldo di Piala Dunia 2026, Torehkan Rekor Baru Bersama Timnas Inggris

Tanjung Verde Tampil Solid di Fase Grup

Meski tidak meraih satu pun kemenangan, Tanjung Verde berhasil lolos ke fase gugur setelah mengoleksi tiga hasil imbang.

Mereka mampu menahan dua tim kuat, yakni Spanyol dengan skor 0-0 dan Uruguay 2-2. Hasil tersebut menjadi bukti bahwa tim berjuluk Hiu Biru memiliki organisasi permainan yang solid dan tidak mudah dikalahkan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Achmad Zainur Roziqin

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X