TITIKTEMU.CO - Penyerang muda timnas Spanyol, Lamine Yamal, kembali menjadi sorotan dunia sepak bola setelah tampil gemilang dalam kemenangan Spanyol atas Arab Saudi pada lanjutan Grup H Piala Dunia 2026.
Dalam pertandingan yang berlangsung di Atlanta, Amerika Serikat, Yamal membuka keunggulan La Roja sebelum akhirnya Spanyol menutup laga dengan kemenangan telak 4-0. Namun, bukan hanya golnya yang menjadi pembicaraan publik, melainkan selebrasi yang ia lakukan sesaat setelah mencetak gol.
Pemain muda milik Barcelona tersebut terlihat melakukan sujud syukur di lapangan sebagai bentuk ungkapan rasa syukur atas gol yang dicetaknya. Momen tersebut dengan cepat menyebar di media sosial dan mendapat beragam tanggapan dari berbagai kalangan.
Baca Juga: FIFA Pertimbangkan Ubah Aturan Adu Penalti di Piala Dunia 2026, Lempar Koin Ganda Bisa Dihapus
Selebrasi Sujud Syukur Jadi Sorotan Dunia
Aksi sujud syukur yang dilakukan Yamal menuai apresiasi luas dari masyarakat Muslim di berbagai negara. Banyak yang menganggap gestur tersebut sebagai bentuk kerendahan hati sekaligus wujud rasa syukur kepada Tuhan atas pencapaian yang diraih.
Di sisi lain, selebrasi itu juga memicu perdebatan di Spanyol. Sejumlah pihak mempertanyakan ekspresi keagamaan yang ditampilkan di ruang publik, sementara banyak lainnya menilai hal tersebut merupakan bagian dari kebebasan beragama yang patut dihormati.
Terlepas dari pro dan kontra yang muncul, aksi Yamal sukses menarik perhatian publik internasional dan menjadi salah satu momen yang paling banyak dibahas selama gelaran Piala Dunia 2026.
Baca Juga: Cristiano Ronaldo Cetak Rekor Bersejarah di Piala Dunia 2026, Gol ke-6 Edisi Bikin Messi Tersalip
Tetap Bangga dengan Identitas dan Keyakinannya
Lamine Yamal selama ini dikenal sebagai sosok yang tidak pernah menutupi latar belakang keluarganya. Pemain berusia muda itu lahir dari ayah keturunan Maroko dan ibu yang berasal dari Guinea Khatulistiwa.
Meski tumbuh dan berkembang di Spanyol hingga menjadi salah satu talenta terbaik sepak bola Eropa, Yamal kerap menunjukkan kedekatannya dengan nilai-nilai yang diyakininya.
Banyak pihak menilai sujud syukur yang dilakukannya di panggung terbesar sepak bola dunia menjadi simbol bahwa kesuksesan tidak harus membuat seseorang meninggalkan identitas maupun keyakinannya.
Respons Warganet Mengalir Deras
Artikel Terkait
Keutamaan 10 Muharram atau Hari Asyura: Amalan Sunnah, Hikmah, dan Keistimewaannya bagi Umat Islam
Jadwal Pemadaman Listrik Jogja 24 Juni 2026: Kota Yogyakarta, Wonosari, dan Gunungkidul Siap-Siap Gelap Bergilir
Lionel Messi Pecahkan Rekor Demi Rekor di Piala Dunia 2026, Ini Daftar Catatan Bersejarahnya
Cristiano Ronaldo Cetak Rekor Bersejarah di Piala Dunia 2026, Gol ke-6 Edisi Bikin Messi Tersalip
FIFA Pertimbangkan Ubah Aturan Adu Penalti di Piala Dunia 2026, Lempar Koin Ganda Bisa Dihapus