FIFA Pertimbangkan Ubah Aturan Adu Penalti di Piala Dunia 2026, Lempar Koin Ganda Bisa Dihapus

photo author
Achmad Zainur Roziqin, TitikTemu.co
- Rabu, 24 Juni 2026 | 08:52 WIB
FIFA berencana mengubah aturan adu penalti Piala Dunia 2026 dengan menghapus sistem dua kali lempar koin. (FIFA)
FIFA berencana mengubah aturan adu penalti Piala Dunia 2026 dengan menghapus sistem dua kali lempar koin. (FIFA)

TITIKTEMU.COFIFA dikabarkan tengah mengkaji perubahan aturan adu penalti yang berpotensi diterapkan pada fase gugur Piala Dunia 2026. Wacana tersebut muncul sebagai upaya menciptakan sistem yang dinilai lebih seimbang dan adil bagi kedua tim yang bertanding.

Selama puluhan tahun, pertandingan fase gugur yang berakhir imbang setelah waktu normal dan babak tambahan ditentukan melalui adu penalti. Namun, badan sepak bola dunia itu menilai masih ada mekanisme yang perlu disempurnakan, khususnya terkait proses lempar koin sebelum adu penalti dimulai.

FIFA Ingin Sederhanakan Mekanisme Lempar Koin

Saat ini, wasit melakukan dua kali undian koin sebelum adu penalti berlangsung. Undian pertama menentukan tim yang mendapat giliran menendang lebih dulu, sedangkan undian kedua digunakan untuk memilih sisi gawang tempat adu penalti dilaksanakan.

Baca Juga: Cristiano Ronaldo Cetak Rekor Bersejarah di Piala Dunia 2026, Gol ke-6 Edisi Bikin Messi Tersalip

Sistem tersebut dinilai berpotensi merugikan salah satu tim apabila kalah dalam kedua undian sekaligus. Tim yang kalah tidak hanya kehilangan kesempatan menjadi penendang pertama, tetapi juga tidak dapat menentukan sisi lapangan yang dianggap lebih menguntungkan.

Berdasarkan laporan media Inggris, FIFA mengusulkan agar hanya dilakukan satu kali lempar koin. Dalam skema baru tersebut, tim yang memenangkan undian hanya berhak memilih satu keuntungan, sementara keuntungan lainnya otomatis menjadi hak lawan.

Sebagai ilustrasi, apabila kapten tim yang menang undian memilih menjadi penendang pertama, maka lawannya akan mendapat hak menentukan gawang yang digunakan dalam adu penalti.

Berpotensi Diterapkan di Fase Gugur Piala Dunia 2026

Rencana perubahan ini disebut-sebut ingin segera diterapkan pada babak knockout Piala Dunia 2026. Namun, pelaksanaannya masih menunggu persetujuan dari International Football Association Board selaku lembaga yang memiliki kewenangan menetapkan dan mengubah aturan resmi sepak bola internasional.

Baca Juga: Lionel Messi Pecahkan Rekor Demi Rekor di Piala Dunia 2026, Ini Daftar Catatan Bersejarahnya

Jika memperoleh lampu hijau sebelum fase gugur dimulai, regulasi baru tersebut bisa langsung digunakan pada turnamen yang sedang berlangsung.

Benarkah Menendang Pertama Lebih Menguntungkan?

Selama ini banyak pihak meyakini bahwa tim yang mendapat kesempatan menendang lebih dulu memiliki keuntungan psikologis karena mampu memberi tekanan kepada lawan untuk terus mengejar skor.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Achmad Zainur Roziqin

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X