Skuad Garuda: Perpaduan Naturalisasi dan Talenta Lokal
Pelatih Patrick Kluivert telah memanggil 29 pemain untuk memperkuat tim di fase ini, setelah menambahkan Nadeo Argawinata ke daftar awal 28 pemain.
Skuad Indonesia akan diperkuat oleh pemain-pemain naturalisasi seperti Ragnar Oratmangoen, Thom Haye, Jay Idzes, Justin Hubner, dan Miliano Jonathans yang akan menjadi tulang punggung tim.
Mereka akan berkolaborasi dengan bintang lokal seperti Egy Maulana Vikri, Rizky Ridho, dan Beckham Putra.
Sayangnya, kabar kurang baik datang dari Emil Audero yang dipastikan absen karena cedera.
“Hari ini saya mendapat kabar dari Emil. Setelah menjalani MRI, dia memastikan tidak bisa ikut bergabung menghadapi Arab Saudi dan Irak,” ujar Kluivert pada Jumat, 3 Oktober 2025.
Kondisi Pemain dan Strategi Pelatih
Kabar baik datang dari Sandy Walsh, yang sempat mengalami cedera hamstring, namun dinyatakan tetap fit untuk bergabung bersama tim nasional.
“Tidak ada masalah serius, dia akan tetap bergabung dengan skuad,” kata Kluivert.
Pelatih asal Belanda itu menegaskan tidak akan menambah pemain baru dan lebih memilih memaksimalkan potensi skuad yang ada untuk menciptakan kekompakan tim.
Dukungan untuk Timnas Garuda
Kluivert menutup pernyataannya dengan menyerukan dukungan penuh dari seluruh masyarakat Indonesia untuk Timnas Garuda.
“Bukan hanya fans sepak bola, tapi seluruh rakyat Indonesia harus bersatu mendukung tim ini,” tegasnya.
“Kami akan memberikan yang terbaik dan berjuang membuat bangsa ini bangga. Insya Allah, kami siap tampil di level tertinggi,” pungkas Kluivert.
Artikel Terkait
Menkeu Purbaya dan Menteri ESDM Bahlil Saling Balas Soal Data Harga LPG 3 Kg dan Subsidi Pemerintah
Dari Sumedang untuk Indonesia, Prof. Ojat Darojat: Program Makan Bergizi Gratis Jadi Investasi Besar untuk Masa Depan Anak Indonesia
Luhut Binsar Pandjaitan: Serapan Anggaran Program Makan Bergizi Gratis Sudah Baik, Tak Perlu Ditarik Menkeu
Evakuasi Korban Ambruknya Ponpes Al Khoziny Sidoarjo Masih Berlanjut, 14 Santri Dinyatakan Meninggal Dunia
Temuan 1.200 Ton Beras Bulog Hampir Rusak di Maluku Utara, Bulog Siapkan Langkah Reprocessing