Piala Kemerdekaan 2025: Nova Arianto Ungkap Penyebab Timnas U-17 Kebobolan di Menit Akhir Saat Lawan Tajikistan

photo author
Achmad Zainur Roziqin, TitikTemu.co
- Rabu, 13 Agustus 2025 | 21:08 WIB
Nova Arianto ungkap penyebab Timnas U-17 kebobolan di menit akhir lawan Tajikistan pada Piala Kemerdekaan 2025. Fokus dan pertahanan jadi sorotan. (Instagram/@official.pialakemerdekaan)
Nova Arianto ungkap penyebab Timnas U-17 kebobolan di menit akhir lawan Tajikistan pada Piala Kemerdekaan 2025. Fokus dan pertahanan jadi sorotan. (Instagram/@official.pialakemerdekaan)

TITIKTEMU.CO - Pelatih Timnas Indonesia U-17, Nova Arianto, membeberkan alasan di balik gol penyeimbang yang bersarang di gawang Garuda Asia pada menit-menit akhir saat berhadapan dengan Tajikistan di laga pembuka Piala Kemerdekaan 2025. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Utama Sumatera Utara, Deli Serdang, Selasa (12/8/2025) malam itu berakhir imbang 2-2.

Garuda Asia sebenarnya sempat memimpin dua kali. Mochammad Mierza membuka keunggulan pada menit ke-34, disusul gol Fadly Alberto di menit ke-50. Namun, Tajikistan mampu membalas cepat lewat Zarifzoda Zarif (36’) dan menyamakan kedudukan lewat Shuralizoda Nazrullo di menit ke-89.

Baca Juga: Mengenal Bahan Aktif pada Obat Nyamuk dan Tingkat Keamanannya untuk Kesehatan

Nova menjelaskan, gol pertama lawan terjadi akibat kelalaian kecil di area pertahanan sendiri. Ia menegaskan, detail sekecil apa pun di lini belakang bisa berakibat fatal, apalagi ketika menghadapi tim dengan kualitas di atas rata-rata.

“Kesalahan kecil di pertahanan akan berbuah gol, apalagi melawan tim yang levelnya lebih tinggi. Itu jadi pelajaran penting,” kata Nova.

Adapun gol penyeimbang yang lahir di detik-detik akhir laga disebabkan turunnya fokus pemain. Menurut Nova, konsentrasi harus terjaga penuh sepanjang durasi pertandingan, termasuk waktu tambahan.

Baca Juga: Presiden Prabowo Panggil Kepala Bappisus Usai Dirut PT Agrinas Mundur, Aris Marsudiyanto Beri Penjelasan

“Di sepak bola, fokus itu harus terjaga 90 menit plus injury time. Begitu konsentrasi menurun, lawan langsung memanfaatkannya,” jelasnya.

Meski menyoroti dua kesalahan tersebut, Nova tetap mengapresiasi permainan anak asuhnya. Intensitas dan kualitas permainan yang ditunjukkan dinilainya positif sebagai modal menuju Piala Dunia U-17 2025 di Qatar.

“Secara keseluruhan saya puas. Intensitas pertandingan melawan Tajikistan sangat bagus dan menjadi ujian berharga bagi kami,” ujarnya.

Baca Juga: INFO LOKER 2025: Lowongan Kerja PT Sucofindo (Persero) Divisi Sekretariat Perusahaan untuk Posisi Sekretaris Direksi, Cek Syaratnya di Sini

Hasil imbang ini menjadi peringatan penting bagi Timnas U-17 untuk menghindari kelengahan di laga-laga berikutnya. Nova berjanji akan membenahi masalah tersebut sebelum menghadapi Uzbekistan pada pertandingan kedua Piala Kemerdekaan 2025, Jumat (15/8/2025) di lokasi yang sama.

Dengan persiapan yang lebih matang dan fokus penuh, Nova optimistis Garuda Muda mampu tampil lebih solid demi membangun momentum positif menuju Piala Dunia U-17.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Achmad Zainur Roziqin

Sumber: PSSI

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X