Mirassol membuktikan diri sebagai tim promosi yang patut diperhitungkan setelah mengalahkan Sport 1-0 di kandang sendiri. Gol tunggal dicetak oleh Reinaldo lewat titik penalti.
Kemenangan ini membawa Mirassol ke posisi yang hampir masuk enam besar klasemen sementara. Sebaliknya, Sport semakin tenggelam di dasar klasemen.
Tim asal Pernambuco ini belum meraih satu kemenangan pun dari 11 laga – tiga kali imbang dan delapan kekalahan.
Catatan buruk ini menjadikan mereka tim dengan start terburuk dalam sejarah Liga Brasil di era poin penuh, bahkan lebih buruk dibandingkan Athletico Paranaense pada 2011.
Tekanan Meningkat di Bawah, Persaingan Ketat di Atas
Pekan ke-11 Liga Brasil menyajikan drama dan kejutan. Neymar terlibat kontroversi, Santos semakin terpuruk, sementara Grêmio dan Mirassol menunjukkan performa stabil.
Persaingan untuk menghindari degradasi dan memperebutkan posisi atas kian memanas.***
Artikel Terkait
PSG Sapu Bersih Gelar Domestik Prancis, Kini Bidik Treble Winner Memburu Tropy Liga Champions
Persib Juara Liga 1, Gelaran Piala Presiden 2025 Dihelat di Bandung
Sukses Antar Persib Juara Dua Musim Beruntun, Bojan Hodak Dinobatkan Pelatih Terbaik Liga 1 2025,
Manchester City, Chelsea, Newcastle United Lolos ke Liga Champions Temani Liverpool, Arsenal dan Tottenham Hotspur
Kevin Diks Pemain Timnas Indonesia Cetak Gol Penting, FC Copenhagen Juara Liga Denmark Musim 2024/25
Akhir Musim Liga Arab Saudi 2024/2025: Al-Ittihad Angkat Trofi Juara
DINIHARI NANTI! Final Liga Champions Paris Saint-Germain Vs Inter, Semangat Muda Vs Kematangan Pengalaman
PSG Raih Treble Setelah Juara Liga Champions Dengan Kemenangan 5-0 Atas Inter, Selisih Gol Terbesar Dalam Sejarah Piala Eropa
PSG Raih Treble di Raihan Perdana Juara Liga Champions. Ini Daftar Klub Eropa Peraih Tiga Gelar Utama Lainnya
'PEMBANTAIAN DI FINAL LIGA CHAMPIONS EROPA 2025 DAN FILOSOFI BARU SEPAKBOLA' Oleh: Denny JA