Presiden Jokowi Kenakan Busana Adat Baduy Dalam Sidang Tahunan MPR RI. Apa alasannya?

photo author
Indria Purnama Hadi, TitikTemu.co
- Senin, 16 Agustus 2021 | 09:20 WIB
Presiden Jokowi kenakan busana adat Baduy di Sidang Tahunan MPR 201 (Sekretariat Presiden)
Presiden Jokowi kenakan busana adat Baduy di Sidang Tahunan MPR 201 (Sekretariat Presiden)

TITIKTEMU.CO

JAKARTA - Sidang tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR dan DPD hari ini, sejumlah pimpinan negara menggunakan pakai adat kedaerahan seluruh Nusantara. Presiden Joko Widodo hadir menggunakan busana adat masyarakat Badui lengkap dengan  ikat kepala dan tasnya.

Presiden Jokowi menggunakan busana Badui untuk baju, dengan ikat kepala (udeng), serta tas selempangnya. Pilihan baju adat Badui tentu saja dengan alasan kuat. Badui adalah satu-satunya komunitas masyarakat yang bebas 100 persen dari paparan pandemi corona.

"Bravo Baduy yg merdeka dari covid. Bapak Presiden mengapresiasi Masyarakat Baduy yg bisa merdeka dari covid," komentar Yuli Mumpuni Widarso, mantan Dubes Ri di Madrid Spanyol yang juga pernah menjabat Sesmenpora.

Hingga saat ini, masyarakat Badui tak satupun yang terpapar penyakit covid-19. 

Baju adat Badui juga memiliki filosofi: Filosofi : ketangguhan, kesederhanaan, menyatu dengan alam

Makna Busana Adat Baduy
Makna Busana Adat Baduy (Setpres RI)

Sementara itu, Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma'ruf Amin hadir dengan  mengenakan pakaian adat Suku Mandar asal Sulawesi Barat.

Wapres RI Ma'ruf Amin dengan busana adat Mandar, Sulsel
Wapres RI Ma'ruf Amin dengan busana adat Mandar, Sulsel (Setwapres RI)

Pakaian adat pria Suku Mandar yang dikenakan Wapres kali ini memang tampak sederhana. Sebab, hal ini dilandasi alasan filosofis bahwa pria Mandar harus gesit dan cekatan dalam bekerja.

Perpaduan jas dan celana hitam dengan kain sarung tenun warna merah bercorak khas Mandar yang digunakan sebagai ikat pinggang, serta penutup kepala yang disebut songkok tabone, menjadikan pakaian adat Suku Mandar ini terlihat elegan dan menawan.

Setelah Sidang Tahunan MPR akan dilanjutkan Rapat Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I DPR Tahun Sidang 2021 - 2022 untuk mendengarkan Pidato Presiden dalam rangka Penyampaian Keterangan Pemerintah atas RUU Tentang APBN Tahun Anggaran 2022 beserta Nota Keuangannya.

Selain Pimpinan dan Anggota MPR, DPR, dan DPD serta undangan terbatas lainnya, tampak hadir secara langsung di Ruang Rapat Paripurna Gedung Nusantara, Ketua BPK, Ketua MA, Ketua MK, dan Ketua KY. (iph)***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Indria Purnama Hadi

Sumber: Sekretariat Presiden, Setwapres RI

Tags

Rekomendasi

Terkini

X