• Senin, 5 Desember 2022

INVESTIGASI TRAGEDI KANJURUHAN: 4 Orang diperiksa, 32 CCTV dan 2 DVR serta 6 HP dianalisa

- Senin, 3 Oktober 2022 | 17:24 WIB
Bareskrim Polri melakukan investigasi kerusuhan suporter yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu 1 Oktober 2022 malam (pic/twitter Mit Mitra)
Bareskrim Polri melakukan investigasi kerusuhan suporter yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu 1 Oktober 2022 malam (pic/twitter Mit Mitra)

TITIK TEMU.CO - Bareskrim Polri bergerak cepat untuk menginvestigasi tragedi
di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur yang menewaskan ratusan orang
pada hari Senin (3/10/2022).

Bareskrim Polri memeriksa empat saksi. “Update hari ini, tim investigasi Polri dari Bareskrim akan melakukan pemeriksaan beberapa saksi. Antara lain dari Direktur LIB (PT Liga Indonesia Baru), kemudian ketua PSSI Jawa Timur, kemudian ketua panitia penyelenggara dari Arema," ungkap Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo di Malang, Senin (3/10/2022).

"Kemudian Kadispora Provinsi Jawa Timur, yang Insya Allah akan dimintai keterangannya oleh
tim penyidik hari ini,” tambahnya, seperti dilansir pmjnews.com.

Baca Juga: Deklarasi Anies Baswedan jadi Capres NasDem: Strategi tiki taka Surya Paloh yang dijegal Giring PSI

Dedi menambahkan, dari laboratorium forensik (Labfor) Polri juga menganalisa titik-titik lokasi CCTV di sekitar stadion.

“Kemudian dari labfor juga mulai tadi malam dan hari ini juga masih bekerja mendalami dan menganalisa 32 titik CCTV yang ada di sekitar Kanjuruhan dan beberapa lokasi. Kemudian juga melakukan analisis terhadap 2 DVR,” ucapnya.

Selain itu, Labfor juga memeriksa handphone dari korban untuk proses investigasi
lebih lanjut.

Baca Juga: Selidiki Tragedi Kanjuruhan, pemerintah bentuk TGPF. Ini komposisi anggota timnya

“Kemudian labfor juga melakukan pemeriksaan dan menganalisa 6 buah handphone.
Dari 6 buah handphone tersebut, berhasil diidentifikasi adalah 3 handphone milik
korban, dan 3 handphone lagi masih diproses karena 3 handphone tersebut
dipassword jadi agak sulit, nanti akan didalami juga oleh Tim labfor,” jelasnya.***

Halaman:

Editor: Teguh Argari Bisono

Sumber: pmjnews.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X