Haji 2022 : Ibadah Haji Usai, 15 Juli Jamaah Haji Mulai Pulang, Penjemputan Mesti Patuhi Prokes

photo author
Ipiek Riyanto, TitikTemu.co
- Kamis, 14 Juli 2022 | 11:40 WIB
Koper jemaah haji Indonesia dikumpulkan jelang kepulangan (MCH 2022)
Koper jemaah haji Indonesia dikumpulkan jelang kepulangan (MCH 2022)

TITIKTEMU.CO, JAKARTA – Prosesi ibadah haji di Tanah Suci Makkah telah usai. Operasional ibadah haji kini memasuki fase pemulangan jamaah, khususnya bagi mereka yang berangkat pada gelombang pertama.

Secara bertahap jamaah haji Indonesia akan dipulangkan ke Tanah Air mulai 15 Juli 2022. Selain sebagai wujud syukur biasanya para jamaah haji akan dijemput oleh keluarganya. Para penjemput juga berharap keberkahan dari para jamaah usai menjalankan rukun Islam yang kelima ini.

Terkait dengan hal ini, Plt Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Kementerian Agama (Kemenag) Susari menjelaskan bahwa keluarga atau kerabat jamaah haji boleh melakukan penjemputan.

Baca Juga: LEG 1 FINAL PIALA PRESIDEN 2022: Target Borneo Curi Kemenangan di Kandang Arema. Ini Link Live Streamingnya

Namun, ia mengingatkan para penjemput harus tetap memenuhi protokol kesehatan secara ketat untuk mencegah potensi penyebaran Covid-19.

Susari mengungkapkan akan ada dua titik yang memiliki memiliki potensi dalam penyebaran Covid-19 saat pemulangan jamaah haji.

“Pertama, saat penjemputan jamaah haji oleh keluarga atau kerabat,” jelas Susari, dalam program FMB9 yang disiarkan dari Kantor Kemenkominfo RI, di Jakarta, Senin (11/7/2022).

Baca Juga: LEG 1 FINAL PIALA PRESIDEN 2022: Borneo FC Boyong 24 Pemain ke Malang

Susari menambahkan, sudah menjadi tradisi bahwa yang menjemput seorang jamaah haji tidak hanya satu orang, bisa dua, tiga, empat, bahkan lebih. Andai kata satu orang dijemput oleh dua hingga tiga  mobil, satu mobil berisi empat hingga lima orang, bisa dilihat berapa orang yang akan berkerumun disitu

“Kedua, nanti waktu pulang, juga sudah menjadi tradisi kerabat dan saudara jamaah haji akan berdatangan dan berinteraksi. Ini harus kita lakukan sosialisasi dan edukasi kepada mereka supaya tetap mematuhi protokol kesehatan,” lanjutnya.

Susari juga menegaskan, apabila ditemukan gejala Covid-19 pada jamaah haji, maka keluarga yang bersangkutan dianjurkan untuk tidak mengunjungi dahulu jamaah haji tersebut.

Baca Juga: Kasus Baku Tembak Polisi: Mahfud MD Sebut Banyak Kejanggalan dari Proses Penanganan Maupun Penjelasan Polri

"Yang penting tetap jaga prokes, kalau ada jamaah yang sakit kita jangan paksakan diri bertemu dulu," tambahnya.

Sementara Plt Sekretaris Ditjen P2P Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Yudhi Pramono mengatakan Kemenkes sudah menyiapkan posko kesehatan di setiap bandara kepulangan jamaah haji Indonesia. Kemenkes juga sudah menyiapkan ambulan dan rumah sakit bila ditemukan jamaah haji dalam keadaan darurat kesehatan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Teguh Argari Bisono

Sumber: Media Center Haji 2022

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X