Pembangunan ibu kota negara baru bukan program jangka pendek hingga 2024, tetapi akan dilakukan secara bertahap hingga perayaan 100 tahun kemerdekaan Indonesia pada 2045.
Pada tahap pertama hingga 2024, Indonesia akan membangun sendiri kebutuhan infrastrukturnya. Tetapi kemudian untuk membangun kota secara keseluruhan dimungkinkan adanya investasi yang luar negeri.
Baca Juga: Undian Semifinal Piala FA: Manchester City Vs Liverpool dan Chelsea Vs Crystal Palace
“Kami tentunya berharap nantinya Singapura akan ikut ambil bagian seperti halnya Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan China yang akan melakukan investasi di ibu kota negara yang baru,” ujar Luhut.
PM Lee menghargai langkah besar yang sedang dilakukan Indonesia, termasuk dengan pembangunan ibu kota negara yang baru. Sebagai negara tetangga, Singapura tentunya akan mendukung Indonesia meraih kemajuan.***
Artikel Terkait
SBMPTN : Mengenal Fakultas Geografi UGM, Berstandar Internasional dengan Masa Tunggu Lulusan Cuma 3 Bulan
SNMPTN : Unair Terima 50 Mahasiswa Baru dari Jalur Golden Ticket 2022. Ini Daftar Lengkap Peraihnya
LaLiga: Barcelona Tenggelamkan Real Madrid di El Clasico, Aubameyang Cetak Dua Gol!
All England 2022: Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri Juara dalam Debutnya di Turnamen Super 1000
INFO LOKER – Ada 21 Posisi Lowongan Kerja di Lintasarta, dari Collection Officer Hingga Financial Planning and
Formula 1: Ferrari finish satu-dua Dibuntuti Mercedes. Max Verstappen Gagal Total
Sukses MotoGP Mandalika 2022, Presiden: Tahun Depan Kita Perbaiki Kekurangannya!