TITIKTEMU.CO
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham), Yasonna H Laoly menyebut Lapas Kelas I Tangerang over kapasitas hingga 245 persen. Pernyataan itu disampaikan Yasonna saat menggelar konferensi pers terkait insiden kebakaran di lapas tersebut, Rabu (8/9/2021).
Dikutip Titiktemu.co dari situs resmi Kemenkumham, kebakaran terjadi sekitar pukul 01.45 di blok C2. Lapas over kapasitas dengan jumlah penghuni mencapai 2.069 orang, terdiri dari 2.064 narapidana dan 5 orang tahanan. Padahal daya tampung lapas hanya 600 orang.
Baca Juga: Lapas Kelas 1 Tangerang Kebakaran, 41 Napi Tewas
“Saat kejadian, total jumlah penghuni di blok C2 sebanyak 122 orang, itu melebihi kapasitas karena sebenarnya hanya dapat menampung 40-an orang,” kata Yasonna.
Pasca kejadian, Menkumham telah memanggil sejumlah perwakilan keluarga untuk berdialog. Pertemuan itu sekaligus untuk menyatakan ungkapan rasa belasungkawa dari pihak Kemenkumham.
“Kami, sekali lagi atas nama Kementerian Hukum dan HAM menyampaikan rasa duka yang mendalam kepada seluruh keluarga,” sambungnya.
Baca Juga: 41 Narapidana Tewas dalam Kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang Karena Terkunci di Dalam Sel
Diketahui, musibah kebakaran melanda Lapas Kelas I Tangerang, Rabu (08/09/2021) dini hari. Sebanyak 41 warga binaan pemasyarakatan (WBP) meninggal, 8 orang dirujuk ke RSUD Tangerang, dan 31 orang mengalami luka ringan dalam kejadian itu.
Yasonna mengungkapkan semua korban tewas terbakar berada di blok C2 (dengan) model paviliun. Dalam satu blok terdapat beberapa kamar yang terkunci. Saat kejadian, petugas lapas bersama petugas keamanan sudah berupaya keras melakukan penyelamatan.
Baca Juga: Pastikan Kondisi Aman Dan Tertib, Petugas Lapas Semarang Gelar Sidak Di Blok Napi
“Pintu sel yang bisa dibuka, penghuninya berhasil diselamatkan. Tapi beberapa kamar tidak memungkinkan karena kobaran api semakin besar. Petugas tidak sanggup menerjang api,” ujar Yasonna.
Dari 122 warga binaan di Blok C2, 73 orang di antaranya berhasil dievakuasi. Sebanyak 42 orang selamat, dan 31 narapidana lainnya luka ringan.
“Sebanyak 40 meninggal di lokasi kejadian, satu orang meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit, dan 8 orang mengalami luka berat,” papar Yasonna.