nasional

Indonesia Akan Tambah Satu Jenis Vaksin Baru. Ini Jenis Vaksin Baru Yang Akan Dipakai di Indonesia

Jumat, 20 Agustus 2021 | 11:29 WIB
Meskes Budi Gunadi Sadikin dalam konpers virtual kedatangan vaksin Kamis malam (screenshoot Youtube Setpres RI)

TITIKTEMU.CO

JAKARTA - Pemerintah Indonesia sedang mengupayakan satu jenis vaksin baru untuk digunakan di Indnesia. Menteri kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyampaikan, vaksin berikutnya yang akan masuk Indonesia adalah Novavact dari Amerika.

Baca Juga: Alhamdulillah, Indonesia Sudah Memiliki Hampir 200 Juta Dosis Stok Vaksin. Apa Saja Jenis Yang Tersedia??

Dengan tambahan itu, Indonesia akan menggunakan 7 jenis vaksin Covid-19 yang dapat digunakan untuk pelaksanaan vaksinasi di Indonesia. Tujuh vaksin itu adalah sebagai berikut:

  1. Vaksin produksi PT Bio Farma,
  2. AstraZeneca,
  3. Sinopharm,
  4. Moderna,
  5. Pfizer Inc and BioNTech, dan
  6. Sinovac.
  7. Novavac

"Untuk Vaksin Novavac, kita masih menunggu persetujuan FDA Amerika untuk 50 juta dosis vaksin Novavax," Ungkap Budi Gunadi Sadikin, dalam konferensi pers virtual Kedatangan Vaksin di Bandara Soekarno Hatta, Kamis (19/8/2021) malam 

Suasana konpers virtual kedatangan vaksin Kamis (19/8)malam (screenshoot Youtube Setpres RI)

Budi menjelaskan, hingga akhir tahun ini Indonesia akan kedatangan total 430 Juta dosis. Jadi akan ada tambahan dari bulan Agustus hingga Desember sebesar 370 juta dosis vaksin Covid-19 lagi ke tanah air.

Baca Juga: Kondisi Penanganan Covid 19 Nasional Alami Perbaikan. Mana 5 Daerah Yang Terbaik Perkembangannya?

Menurut Menkes, hingga Juli lalu, Indonesia baru mendapatkan 90 juta dosis vaksin. Diharapkan sesuai target, sampai akhir tahun bisa tercapai (430 juta dosis).

Menlu RI Retno Marsudi saat konpers virtual kedatangan vaksin termasuk vaksin hibah dari Belanda (screenshoot Youtube Setpres RI)

Dalam konferensi pers virtual tersebut, Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi menyampaikan kedatangan vaksin hibah dari Pemerintah Belanda sebanyak 450 ribu dosis vaksin Covid-19 AstraZeneca.

Baca Juga: Kepala Sekolah Baper Kangen Anak Didik, Jokowi Janji Usai Semua Siswa Vaksin, Boleh Tatap Muka

Menurut Menlu, kedatangan vaksin tahab pertama tesebut merupakan komitmen pemerintah Belanda melalui kerjasama bilateral yang dibahas Menlu Indonesia awal Juli 2021 silam. Pemerintah Belanda sendiri, kata Menlu, berjanji akan membantu 3 juta dosis Vaksin Astrazeneta.
“Pembicaraan mengenai dukungan vaksin ini saya bahas dengan Pemerintah Belanda di Denhaq, 1 juli 2021 lalu.” Ungkap Menlu Retno Marsudi, yang pernah bertugas sebagai Dubes RI di Beland,  dalam siaran pers virtual Kedatangan Vaksin Covid-19 Tahap 39 di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kamis (19/8/2021).


Sementara itu, Duta Besar Kerajaan Belanda untuk Indonesia, Ambasador Lambert Gryns menyampaikan, Pemerintah Belanda memberi apresiasi atas peran aktif indonesia dalam mekanisme global penanganan Covid-19.

Baca Juga: Level PPKM Tentukan Aktivitasmu. Apa Sih Indikator Yang Menentukan Level PPKM Daerahmu?

Halaman:

Tags

Terkini