nasional

Angka Positivity Rate Covid-19 Jakarta, Jauh Di Bawah Angka Nasional

Kamis, 19 Agustus 2021 | 05:26 WIB
Ilustrasi Tes Covid 19 (Pixabay)

TITIKTEMU.CO

Angka positivity rate nasional terus mengalami penurunan. Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi menyebutkan angka positivity rate nasional pada awal Juli yang sebesar 30,1 persen, dan kini berada di angka 21,4% persen.

Baca Juga: Tenang Ya, Pemkot Jogyakarta Siapkan Mobil Vaksin Untuk Warga

Nadia mengatakan, angka testing rate nasional saat ini, sebesar 3,25 per 1000 penduduk per minggu.

Positivity rate hanya dapat diinterpretasikan jika target tes yang menunjukan bahwa surveillance adequate mencapai target minimal 1 orang per 1000 penduduk per minggu,” kata Nadia saat konferensi pers virtual, Rabu (18/8)

Baca Juga: Pemkot Yogya Membuat Gelang Vaksin Untuk Masuk Fasilitas Publik, Efektifkah?

Di Jakarta, tingkat positivity rate, atau tingkat keterpaparan virus covid 19 bahkan jauh di bawah angka nasional.

“Positivity rate kurang dari 10% tercatat di Provinsi DKI Jakarta, Riau dan Banten. Dan kita tentu saja berharap hal ini dapat terjadi di provinsi provinsi lainnya,” papar Nadia Tarmizi

Baca Juga: PPKM Level 3, Semarang Mulai Buka Tempat Hiburan

Namun sejumlah provinsi belum mencapai target testing, yaitu: Aceh, Lampung, Jawa Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, dan Maluku.

Sejumlah daerah juga masih mencatatkan terjadinya peningkatan kasus lebih dari 20 persen dibandingkan minggu sebelumnya, yakni NTT, Sulawesi Tengah, Aceh, Gorontalo, dan Bangka Belitung.

“Positivity rate nasional kita tercatat pada angka 21,4% yang menurun dibandingkan Minggu sebelumnya,” ungkap Nadia saat konferensi pers perkembangan PPKM, , Rabu (18/8/2021).

Baca Juga: Tengok Bayi yang Ditinggal Ibunya karena Covid, Ganjar Tinggali Susu dan Amplop

Nadia mengatakan upaya yang saat ini terus dilakukan adalah menekan angka positivity rate nasional yakni dengan cara terus meningkatkan testing, pelacakan kasus, serta meningkatkan protokol kesehatan masyarakat.

Halaman:

Tags

Terkini