nasional

Tinjau RSDC Kemayoran, Panglima TNI: Tingkat Keterisian RS Tinggal 19 persen

Rabu, 18 Agustus 2021 | 06:00 WIB
Panglima TNI, Kapolri, Kepala BNPB dan Pangdam Jaya Meninjau RSDC Wisma Atlet Kemayoran, Jakpus (Puspen TNI)

TITIKTEMU.CO

JAKARTA - Dalam peringatan kemerdekaan ke-76 kemerdekaan Republik Indonesia, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. bersama Kapolri Jenderal Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., Kepala BNPB Letjen TNI Ganip Warsito, S.E., M.M. dan Pangdam Jaya Mayjen TNI Mulyo Aji meninjau Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (17/8/2021) malam.

Baca Juga: Indonesia Kembali Datangkan 5 Juta Vaksin Sinovac Siap Pakai

Di hadapan awak media, Panglima TNI mengatakan kebanggaan dan kebahagiaan atas dedikasi kepada tenaga kesehatan (Nakes) maupun non nakes, TNI, Polri, jajaran BNPB, Kemenkes, pemda dan relawan yang bekerjasama membantu masyarakat yang terpapar Covid-19 yang berada di RSDC Kemayoran, Nagrak, Pasar Rumput dan jejaring RS TNI-Polri dalam penanganan Covid-19.

Baca Juga: Kata Sultan Hamengkubuwono X, Peringatan HUT RI Kali Ini Seperti Dalam Situasi Tahun 1945

Mereka melakukan intens tracing kontak erat kasus konfirmasi, pendampingan isolasi mandiri, mengawaki isolasi terpusat, posko PPKM di desa-desa.

“Vaksinasi secara gabungan, vaksinasi ke kampung-kampung sampai dengan pesisir pantai. Pembagian paket obat, Bansos, beras dan sembako termasuk pelayanan dapur lapangan. Ini adalah bentuk kesatuan dan semangat perjuangan antara elemen bangsa” ungkap Panglima TNI Hadi Tjahjanto

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto sedang memberikan keterangan di RSDC Wisma Atlet Kemayoran, Jakpus (Puspen TNI)

Panglima TNI menjelaskan bahwa puncak kasus terkonfirmasi terjadi pada 15 Juli 2021, sebanyak 56.757 dan pada 16 Agustus kemarin sudah turun menjadi 17.384. Sementara kasus terkonfirmasi di DKI pada 12 Juli 2021 sebanyak 14.622, dan pada 16 Agustus 2021 melandai di angka 513. Untuk RSDC Wisma Atlet puncaknya terjadi pada 30 Juli, merawat 7.167 dan BORnya 97%. Saat ini RSDC sedang merawat 1.503 dan tercatat BORnya 19,04%.

Baca Juga: Tengok Bayi yang Ditinggal Ibunya karena Covid, Ganjar Tinggali Susu dan Amplop

Kasus konfirmasi saat ini sudah turun menjadi 84 dan masuk Level 3. Sedangkan tracing masih berada di 6.37. Artinya rasionya setiap 1 kasus konfirmasi, tracing kontak erat adalah rata-rata 6 orang.

BOR/Tingkat keterisian RS turun drastis 31.18%, terjadi peningkatan kasus kesembuhan dan angka kematian turun menjadi 2,37%. Positivity rate masih di angka 15,95%, masih di atas 15 yang statusnya masih terbatas.

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo (Puspen TNI)
Baca Juga: Ridwan Kamil: Penyuntikan Vaksin di Jawa Barat Tertinggi se-Indonesia

Panglima TNI memberikan peringatan kepada semua jajaran terkait dan masyarakat bahwa perang melawan Covid-19 belum usai. “Kita semua harus tetap waspada karena kemungkinan kalau kita lengah, maka hal yang terburuk bisa terjadi, kita harus melaksanakan tracing kontak erat atas kasus konfirmasi, dan terus mengkampanyekan tetap menggunakan masker,” tuturnya.

Halaman:

Tags

Terkini