TITIKTEMU.CO - Suara tangis anak-anak dan warga Cianjur terdengar, usai gempa terjadi di kabupaten itu. Terlihat di twitter @ly, sejumalh rumah rusak. Dan ada sosok pria yang tergeletak di jalan. Ada pula korban gempa yang masih berdarah di wajahnya.
Teriakan "astaghfirullah al adzim", bergema memohon pengampunan dari warga kepada Yang Mahakuasa, dengan adanya musbah itu.
Sementara itu akun twitter @BMKG, menyatakan gempa bumi dengan magnitudo 5.6, terjadi pada hari ini, (21-Nov-22) pukul 13:21:10 WIB, lokasi :6.84 LS,107.05 BT (10 km barat daya Kabupaten Cianjur Jabar) di kedalaman 10 km dan tidak berpotensi tsunami.
Baca Juga: Inspirasi Melankolis.....! G E M I N T A N G prilyrm episode : 25 CERITA KRISTAL
Ternyata korban meninggal akibat gempa Cianjur terus bertambah. Berdasarkan penyempurnaan data terbaru yang dipublikasi pada Senin (21/11/2022) pukul 17.17 WIB, terkonfirmasi korban jiwa mencapai 56 orang.
"Data paling baru, korban meninggal mencapai 56 orang dengan 40 di antaranya merupakan anak-anak. Kebanyakan anak-anak, mereka tertimpa bangunan yang ambruk," ungkap Bupati Cianjur, Herman Suherman kepada wartawan, seperti dilansir pmjnews.com.
Herman memperkirakan jumlah korban jiwa masih akan terus bertambah. Pasalnya, banyak warga yang belum dievakuasi karena akses jalan di lokasi gempa terputus.
Baca Juga: Makanan Dan Minuman Favorit Qatar, Nyesel Kalau Nggak Nyoba
"Kemungkinan korban masih akan terus bertambah, karena ambulan masih berdatangan ke rumah sakit. Puluhan korban yang dibawa ke RSUD Cianjur terpaksa di rawat di area parkir," tuturnya.
"Beberapa wilayah terdampak gempa saat ini masih terisolasi karena karena jalan dan gempat yang terputus," sambungnya.
Adapun untuk jumlah korban luka-luka akibat gempa bermagnitudo (M) 5,6 itu ada 700 orang. Kebanyakan dari mereka mengalami patah tulang.
Baca Juga: Gempa Cianjur, Warga Diminta Tetap Waspada, Terjadi 25 Kali Gempa Susulan. Puncak-Cianjur Tertutup Longsor
"Kemungkinan kalau sudah jalan bisa diakses, bisa terdata semuanya korban meninggal dan luka," tukasnya.
Selain di Cianjur, gempa bumi juga terjadi di 25 km Barat Laut Kepulauan Yapen Papua dengan magnitudo 5,1 hari ini pukul 21.16 WIB di kedalaman 10 km. Dan juga tidak berpotensi tsunami. Namun BMKG berpesan agar warga setempat tetap berhati-hati dengan adanya gempa bumi susulan yang mungkin terjadi.***