Gempa Bumi Banten, 1.699 Unit Rumah di Kabupaten Pandeglang Rusak

photo author
Agus Hermanto, TitikTemu.co
- Minggu, 16 Januari 2022 | 10:23 WIB
Akibat gempa bumi di Banten tercatat sementara ada 1.699 rumah di Pandeglang rusak. Kepala BPBD Kabupaten Pandeglang Girgi Jantoro mengatakan data jumlah rumah rusak akibat gempa bumi terus bertambah. (pic. antara)
Akibat gempa bumi di Banten tercatat sementara ada 1.699 rumah di Pandeglang rusak. Kepala BPBD Kabupaten Pandeglang Girgi Jantoro mengatakan data jumlah rumah rusak akibat gempa bumi terus bertambah. (pic. antara)

TITIKTEMU.CO PANDEGLANG - Rumah yang mengalami kerusakan di Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten akibat gempa tektonik bermagnitudo 6,6 yang terjadi Jumat (14/1) bertambah dari 1.543 menjadi 1.699 unit.

"Kami meyakini data jumlah rumah rusak itu bertambah," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pandeglang Girgi Jantoro di Pandeglang kepada LKBN Antara, Sabtu (15/1).

Baca Juga: Desa Wisata Kembang Arum Sleman, Lokasi Ideal Buat Outbond

Baca Juga: Kalahkan Chelsea, Manchester City Unggul 13 Poin. Tim Pep Guardiola Segel Gelar Juara?

Rumah warga mengalami kerusakan akibat karena getaran gempa cukup kuat.

Berdasarkan pendataan hingga pukul 23.00 WIB tercatat sebanyak 1.699 unit rumah rusak tersebar di 28 kecamatan dan 123 desa. Kerusakan kategori ringan 992 unit, rusak sedang 408 unit dan rusak berat 299 unit.

Baca Juga: Andriy Shevchenko Dipecat Genoa Ketika Baru Dua Bulan Melatih, dan Tak Pernah Menang Dalam 9 Laga Serie A

Sedangkan, kerusakan gedung sekolah 15 unit, puskesmas 14 unit, kantor desa tiga unit, tempat usaha tiga unit dan masjid empat unit.

"Semua rumah warga yang mengalami kerusakan tentu akan mendapatkan bantuan, terutama rumah yang rusak berat," katanya.

 Menurut dia, pihaknya hingga kini terus melakukan pendataan kerusakan rumah maupun warga yang terdampak bencana gempa agar mereka menerima bantuan bahan pokok.

Baca Juga: Kasus Dugaan Kekerasan Seksual di Unesa Belum Tuntas, @dear_unesacatcallers Ungkapkan Pesimisme.

Sebab, pemerintah berkomitmen untuk membantu masyarakat yang dilanda musibah agar mereka hidup yang layak dan tidak mengalami kerawanan pangan.

Selain itu masyarakat yang rumahnya rusak berat akan menerima hunian tetap (huntap).

 "Kami mengoptimalkan pendataan agar warga korban bencana alam itu menerima bantuan tepat sasaran," katanya. ***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Agus Hermanto

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X