nasional

Kapolri nyatakan anggotanya saat ini sedang diayak dan disaring jadi emas murni. Bintara: Siap Jenderal!

Jumat, 21 Oktober 2022 | 10:53 WIB
Kapolri nyatakan anggotanya saat ini sedang proses diayak dan disaring jadi emas murni (pic/instagram)



TITKTEMU.CO - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyebut, Polri saat ini diibaratkan dalam proses pemurnian emas. Yang perlu diayak dan disaring untuk menjadi emas yang murni. Sigit berharap, proses tersebut dapat membuat anggota kepolisian menjadi emas yang murni.

"Ibarat proses pemurnian emas, Polri saat ini sedang diayak dan disaring untuk menjadi emas murni berkadar 24 karat," ujar Sigit dalam unggahan video di Instagramnya, dikutip Jumat (21/10/2022).

"Harapan saya, tentunya kawan-kawan semua masuk dalam bagian yang bertahan dan bisa menjadi emas yang 24 karat itu," tambahnya.

Baca Juga: Maxime Bouttier Bintang Sinetron Indonesia, Pemeran Ticket To Paradise Bareng George Clooney dan Julia Roberts

Lebih lanjut, Sigit meminta kepada seluruh jajarannya untuk menyesuaikan kondisi saat ini sehingga jajaran Polri bisa sejajar, serta bahu-membahu dalam menghadapi situasi bangsa, khususnya mengenai keamanan dan ketertiban masyarakat.

"Kita semua harus bisa menyesuaikan dengan kondisi yang ada sehingga duduk sama rendah dan berdiri sama tinggi," ucap Sigit.

"Mari kita semua bahu-membahu dalam menghadapi situasi bangsa khususnya dalam bidang kamtibmas," tandasnya.

Baca Juga: Steven Gerrard Dipecat Aston Villa setelah kalah tiga gol tanpa balas dari Fulham

Menanggapi unggahan itu, seorang anak buahnya menjawab: Siap Jendral...walaupun kami hanya Bintara tapi kami mendukung penuh kebijakanmu, disertai doa agar Institusi kita bersih dari debu-debu yang menempel, dan semoga Jendral diberikan
kekuatan dan perlindungan dalam setiap langkah tugas pengabdian.

Dalam catatan Titiktemu.co, saat ini paling tidak Kapolri menghadapi dua kasus besar di internal Polri yang harus bisa diselesaikan dengan tuntas. Pertama, mengawal kasus persidangan Sambo yang saat ini sedang berjalan di persidangan.

Termasuk menuntaskan sidang kode etik bagi bawahannya yang terjerat kasus perintangan penyidikan kasus pembunuhan Brigadir Yosua. Termasuk sidang etik Brigjen Hendra Kurniawan, yang saat ini belum juga digelar.

Baca Juga: Fulham 3-0 Aston Villa, Berujung Pemecatan Pelatih Aston Villa Steven Gerrard

Kasus kedua adalah memproses tersangka mantan Kapolda Jatim Irjen Teddy Minahasa dalam kasus dugaan peredaran narkoba, sampai siap diajukan ke pengadilan. Dengan menuntaskan dua kasus di internal kepolisian itu, diharapkan citra polisi yang kini terpuruk bisa semakin membaik lagi.***  

Tags

Terkini