TITIKTEMU.CO - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD menyebut gas air mata di Stadion Kanjuruhan, Malang, dilepaskan karena penonton mengejar pemain sepak bola.
Mahfud menyebut sekitar 2.000 orang turun untuk mengejar para pemain. Sasarannya para pemain dari kedua klub sepak bola yang bertanding, yakni Arema dan Persebaya.
"Ada yang mengejar Arema karena merasa kok kalah. Ada yang kejar Persebaya. Sudah dievakuasi ke tempat aman. Semakin lama semakin banyak, kalau tidak pakai gas air mata aparat kewalahan, akhirnya disemprotkan," kata Mahfud kepada media, seperti dilansir di instagram nyinyir_update_official.
Baca Juga: Pertandingan Persib Vs Persija Resmi Ditunda. Jangan Khawatir Tiket Masih Bisa Digunakan...
Sebagaimana diketahui, kerusuhan di Stadion Kanjuruhan terjadi usai suporter Arema memasuki lapangan karena kecewa timnya kalah melawan Persebaya. Insiden itu direspons polisi dengan menghadang dan menembakkan gas air mata.
Gas air mata itu ditembakkan tidak hanya kepada suporter yang memasuki lapangan, tetapi juga ke arah tribun penonton yang kemudian memicu suporter panik.
Akibatnya, massa penonton berlarian dan berdesakan menuju pintu keluar, hingga sesak nafas dan terinjak-injak.
Sementara itu, beredar di media sosial "Laporan Konferensi Pers Terkait Kejadian Kerusuhan Suporter Pasca Pelaksanaan Pertandingan Liga 1 Antara Arema FC vs Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruan Malang."
Konferensi pers tersebut digelar Minggu, 2 Oktober 2022 dari pukul 04.30 WIB di Mapolres Malang. Acara itu dihadiri diantaranya Kapolda Jatim, Ketua DPRD Jatim, Kapolresta Malang Kota, Bupati Malang, Kapolres MalangDandim Malang dan Kapolres Batu.
Menurut konperensi pers tersebut, total ada 13 unit mobil milik Polri yang dirusak suporter Aremania.
Daftar kendaraan dinas yang dirusak Suporter Aremania, sbb :
a. Mobil Patroli Lantas Polres Malang 3 Unit (rusak berat)
b. Mobil Patwal Lantas Polrestabes Surabaya 1 Unit (dibakar)
c. Mobil truck Brimob 1 Unit (dibakar)
d. Mobil pribadi anggota 2 Unit (dibakar)
e. Mobil K9 Polres Malang Kota 2 Unit (rusak berat)
f. Mobil Patroli Polsek Pakis : 2 Unit (rusak)
g. Mobil Patroli Polsek Singosari: 1 Unit (rusak)
h. Mobil Truck Dalmas Polres Malang 1 Unit (rusak)