nasional

TRENDING DI TWITTER. Tersandung kasus "amplop kiai", Suharso Monoarfa dicopot sebagai Ketum PPP

Sabtu, 10 September 2022 | 12:04 WIB
Mukernas PPP memutuskan memberhentikan Suharso Monoarfa sebagai Ketua Umum PPP (pic/twitter @scfaktaindo)

TITIKTEMU.CO - Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly telah menerbitkan surat keputusan pengesahan penetapan Muhammad Mardiono sebagai Pelaksana Tugas Ketua Umum PPP periode 2020-2025.

Saat ini Mardiono masih menjadi anggota Dewan Pertimbangan Presiden.

Wakil Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Arsul Sani, membenarkan jika Kementerian Hukum dan HAM telah mengesahkan Muhammad Mardiono sebagai pelaksana tugas (Plt) Ketua Umum PPP. Surat keputusan tersebut diterimanya menjelang maghrib pada Jumat, 9 September 2022.

Baca Juga: 13 Prajurit Kostrad jadi tersangka pengeroyokan warga di Salatiga

Arsul menjelaskan, selanjutnya Mardiono akan melakukan langkah intensif untuk menyatukan komunikasi partai. Termasuk berkomunikasi dengan ketua umum sebelumnya, Suharso Monoarfa.

Hanya ketua umum yang diganti, sedang struktur kepengurusan lainnya tidak berubah.

Pemecatan Suharso Monoarfa trending di twitter dengan tagar #SuharsoMonoarfaDipecat dan @AmplopKiai.

Baca Juga: Cerita Bersambung: 'Tresnane Sang Primadona' Eps.13

Suharso Monoarfa telah diberhentikan dari posisi Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Senin (5/9/2022). Pemberhentian Suharso merupakan hasil Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) PPP yang dihadiri pimpinan wilayah 29 provinsi, Majelis Syariah, Majelis Kehormatan, Majelis Pertimbangan,banom dan pimpinan DPP PPP.

Dalam Mukernas itu juga memilih dan menetapkan H. Muhammad Mardiono sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum DPP PPP dengan sisa masa bakti 2020-2025. Dalam penjelasannya, pimpinan majelis berkesimpulan bahwa telah terjadi sorotan dan kegaduhan PPP secara meluas yang tertuju kepada Suharso Monoarfa secara pribadi dengan masyarakat Indonesia.

Yang merupakan pemilih dan simpatisan PPP, atau boleh dikatakan umat yang sayang dan peduli pada eksistensi dan marwah PPP sebagai wadah perjuangan politik umat Islam Indonesia.

Baca Juga: Hasil survei SMRC: Didukung pemilih Jokowi, Ganjar Pranowo semakin unggul jelang Pilpres 2024

Apa yang menyebabkan Suharso Monoarfa diberhentikan dari Ketua Umum DPP PPP?

Diketahui, Suharso sempat menjadi sorotan karena menyampaikan kerap diminta memberi amplop berisi uang untuk para kiai. Kejadian itu dialaminya ketika melakukan kunjungan ke berbagai pesantren.

Halaman:

Tags

Terkini