Menurut Sarip, tak ada jamaah yang tertunda pemberangkatan ke Makkah, dua jamaah dari kloter 43 yang masih sakit, menjelang keberangkatan sudah mendapatkan izin terbang dari tim kesehatan. "Jemaah sudah dinyatakan layak terbang dan bisa bergabung di kloter 43 SOC," ujarnya.
Tercatat hingga Minggu (3/7) pagi Jamaah sakit di Arab Saudi 7 orang mendapatkan perawatan di KKHI Makkah. Sementara jamaah wafat 4 orang dari Sragen, Pati, Kebumen dan Jepara.***