nasional

CERBUNG, Inspirasi Melankolis: Episode 3 'LOVE IN TURKEY' Oleh: Ahliya Mujahidin

Jumat, 17 Juni 2022 | 17:00 WIB
Flora Turki. Ilustrasi (id.wikipedia.org)

Aku kembali berpikir. Mungkin Kak Elin tahu tentang hal ini.

"Hei ..."

Aku terkesiap ketika Jordan menepuk bahuku.

"Mungkin Kak Elin lebih tau tentang hal itu. Aku sama sekali tidak tahu kakakku sakit berapa lama karena dia menyembunyikan semua ini dariku. Aku hanya mendapatkan sedikit penjelasan dari Kak Elin tentang sakitnya kakakku."

"Apa aku boleh meminta kartu namanya?"

"Nanti akan kukasih."

"Aku masih bingung dengan nama kalian. Aku memanggil istriku dengan sebutan Sabrina sesuai dengan nama panggilannya. Kenapa kamu juga memakai nama Sabrina membuat adikku bingung dan mencurigaimu berpura-pura sebagai istriku."

Baca Juga: Reshuffle Kabinet Rabu Pahing, Zulkifli Hasan dan Hadi Tjahjanto Dilantik menjadi Menteri Bersama Tiga Wamen

Aku tersenyum. "Aku tidak sama sekali ingin meniru kakakku. Nama asliku memang Sabrina. Kakakku bernama Diana. Kata Kak Diana, dulu nenek selalu tertukar memanggil nama kami. Akhirnya aku dan Kak Diana bersepakat menukar nama panggilan kami. Aku nggak tau kalau Kak Diana masih melakukan hal itu karena aku tetap memakai nama asli ketika tinggal di kota ini. Dan bukankah nama Kak Diana masih sama dalam identitasnya?" tanyaku.

"Tidak. Nama dia Sabrina, bukan Diana."

"Jadi, Kak Diana mengganti identitasnya menjadi aku?"

Jordan mengangguk.

Aku pun terdiam. Kenapa Kak Diana mengubah namanya menjadi aku?

"Kenapa kamu memilih tinggal di sini? Bukankah istriku berpenghasilan cukup? Apa dia tidak memiliki rumah?"

"Mataku berkaca. "Punya. Semua yang dia miliki sudah terjual habis. Rumah, mobil, perhiasan, semuanya sudah dijual untuk membayar tunggakan hutang-hutangnya. Aku rasa itu untuk pengobatan Kak Diana selama di Singapura."

Halaman:

Tags

Terkini