nasional

Ini Hikmah dan Pelajaran Bagi Keluarga Atas Kepergian Eriln yang Diungkapkan Ridwan Kamil

Selasa, 14 Juni 2022 | 09:47 WIB
Ridwan Kamil memberikan sambutan saat pemakaman putranya Emmeril Khan Mumtadz alias Eril (Tangkapan layar Youtube)

Kami belajar tentang hidup yang tidak semata tentang lamanya hari, tapi tentang hela nafas yang dipakai berbuat baik walau kecil dalam sehari-hari.

Baca Juga: Instagram Ebes Anto Dihack oleh HMei7, Senggol Soal Liga Dagelan

Kami mengikhlaskan Eril pergi karena kami akhirnya menyadari bahwa Allah telah mencukupkan seluruh amal-amalnya untuk menutup kemungkinan bertambah kekhilafannya. Mungkin akan berat, tapi kami sebenarnya sudah menyiapkan hati kalau kami tidak akan pernah lagi melihat jasadnya untuk terakhir kali.

Bukankah Eril lahir di New York yang berada jauh diseberang mengapa jika tidak ia wafat di Swiss yang jauhnya juga tidak berbilang.

Bukankah tiap sejengkal tanah milik Allah yang menentukan segala pergi dan pulang.

Baca Juga: Erina Gudono Rindukan Ayahnya: Dialah yang Mengajariku untuk Mandiri, Tabah dan Penyayang..

Kucuran doa yang datang dari segala penjuru negeri adalah limpahan pertanda yang lebih dari cukup bagi kami untuk yakin, barangkali Allah memang menghendaki agar kepulangannya disambut baik oleh langit dan bumi

Bagaimana mungkin kami tidak merasa dilimpahi oleh rahmat dan karunia saat jenazah yang terbaring ini berada berhari-hari di air masih utuh lagi sempurna. Itulah salah satu keyakinan kami bukti adanya mukjizat, yang akhirnya alhamdulillah kami diberi sempat untuk melihat tanda kekuasaan Allah sang pemberi berkat. Pelajaran bagi kita yang beriman dan yang pandai membaca isyarat.

Kematian Eril merupakan kehilangan yang sungguh dahsyat. Dalam momentum waktu yang nyaris sejajar, kami merasakan kehilangan yang paling besar, tapi seketika itu juga kami dilimpahi kasih yang akbar.

Baca Juga: Ini Lima Rukun Haji yang Wajib Dilakukan. Jika Ada yang Terlewat, Ibadah Haji Batal

Terakhir, kami merasa sangat bersyukur dianugerahi seorang putra yang dalam hidupnya bahkan dalam pulangnya masih mendatangkan cinta kepada kami sang orang tua.

Terimakasih, hatur nuhun, Jazzakalah Khairan Kashiron atas segala cinta, doa yang dipanjatkan kepada Ananda Eril Alamarhum. Semoga Allah membalas berlipat-lipat kebaikan Anda semua.

Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril, meninggal dunia terseret arus Sungai Aare di Kota Bern, Swiss, pada 26 Mei 2022. Jenazahnya ditemukan di Bendungan Engehalde di Kota Bern pada 8 Juni 2022.

Baca Juga: Menang di Azerbaijan, Max Vertappen Mantap Pimpin Klasemen Pebalap F1. Red Bull Finish 1-2, Mercedes 3-4

Jenazah Eril, yang tiba di Indonesia pada Minggu (12/6/2022), disemayamkan dan disalatkan di Gedung Pakuan Bandung, kemudian dibawa ke Kabupaten Bandung untuk dimakamkan di wilayah Kecamatan Cimaung pada Senin (13/6/2022).*** 

Halaman:

Tags

Terkini