nasional

Harga Tiket Naik Ke Candi Borobudur Rp 750 Ribu, Begini Cara Murah Mengenal dan Menikmati Borobudur

Senin, 6 Juni 2022 | 12:56 WIB
Candi Borobudur. Ilustrasi (Karya: Erwan W, Jogja)

TITIKTEMU.CO - Pengumuman naiknya harga tiket ke Candi Borobudur menjadi Rp 750 ribu terus menjadi perbincangan. Sebagian kurang setuju nilai nominal kenaikan harga tiket yang dianggap terlalu tinggi. Tetapi ada juga yang menganggap, harga itu sebenarnya sepadan dengan tujuan utama, yakni untuk menjaga dan melestarikan bangunan candi Borobudur.

Dalam rakor yang dipimpin oleh Bapak Luhut Binsar Pandjaitan sebagai Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, telah diambil keputusan bahwa diperlukan pembatasan kunjungan wisatawan yang akan naik ke bangunan Candi Borobudur dengan menerapkan sistem kuota. 

Kuota bagi wisatawan yang bisa naik ke bangunan Candi Borobudur sejumlah 1200 orang perhari. Jumlah tersebut setara dengan 10-15% persen rata-rata perhari jumlah wisatawan ke Candi Borobudur sebelum masa pandemi.

Baca Juga: THE GODFATHER Oleh Trias Kuncahyono, Wartawan Senior, Penulis Buku

Adapun pembatasan kuota dimaksudkan untuk menjaga dan melestarikan bangunan Candi Borobudur yang mulai terdampak karena adanya kunjungan wisatawan dalam jumlah banyak di masa sebelum pandemi. Jadi landasannya adalah kepentingan konservasi.

Kebijakan kuota ditetapkan dengan jumlah maksimal 1.200 orang per hari yang boleh naik bangunan Candi Borobudur. Atas kebijakan kuota tersebut, diputuskan kebijakan harga khusus yakni: Wisatawan Nusantara sebesar Rp.750.000,-,
Wisatawan Mancanegara $100, dan untuk pelajar (grup Study Tour sekolah / bukan individual) adalah Rp.5.000,-.

Menurut pengelola Taman Wisata Candi Borobudur (TWC), Kebijakan tiket khusus ini hanya untuk wisatawan yang berkeinginan untuk naik bangunan Candi Borobudur. Sedangkan wisatawan lokal yang hanya ke pelataran candi, harga tiketnya sama dengan harga saat ini yaitu Rp 50 ribu/orang dewasa, Rp 25 ribu/anak-anak. Sedangkan untuk wisatawan mancanegara tiketnya 25 USD/dewasa, dan 15USD/anak-anak wisman.

Baca Juga: Rafael Nadal Juara Perancis Terbuka 2022, Kukuhkan Rekor 22 Gelar Grand Slam

“Sebagaimana disampaikan oleh Pak Luhut Binsar Pandjaitan, Menko Kemaritiman dan Investasi, pengaturan kuota kunjungan 1.200 wisatawan per hari adalah kuota khusus untuk wisatawan yang naik bangunan Candi Borobudur,' kata Direktur Utama PT TWC, Edy Setijono.

"Wisatawan regular bisa beraktifitas di Taman Wisata Candi Borobudur sambil menikmati keindahan dan kemegahan Candi Borobudur sampai di pelataran/halaman candi, masih tetap sama dengan kondisi sekarang ini”, kata Edy.

Menurut Erwan Widyarto, pelaku wisata, di daerah Magelang, Yogyakarta dan sekitarnya, mengamini bahwa Candi Borobudur harus dijaga kelestariannya. Menurutnya, hal itu bisa diatur dengan manajemen jumlah dan waktu kunjung wisatawan.

Baca Juga: Gol Bunuh Diri Yarmolenko Loloskan Wales ke Piala Dunia Qatar 2022 Setelah 64 Tahun

"Saya pernah menulis dan mengusulkan ke TWC agar pengunjung ke Puncak Candi dibatasi. Sebagai gantinya, mereka yang sudah sampai lokasi, diberi kesempatan untuk mendapatkan sertifikat bukti kunjungan. Yang langsung diprint di tempat beserta foto dirinya. Plus keterangan sebagai pengunjung ke sekian," kata Erwan

"Ini bisa dibuat gimmick. Nanti pengunjung ke 1.000.000 dpt naik ke Puncak Candi, gratis. Dan sebagainya," tambah Erwan.

Erwan bahkan menyatakan, pengunjung Candi Borobudur tak perlu harus naik ke candi untuk mengenal Borobudur. Mereka bisa menikmati dan mengenalnya lewat video yang diputar museum yang ada di kawasan Candi Borobudur.

Halaman:

Tags

Terkini