nasional

Besok Digelar di Semarang, BKKBN Sosialisasi Rencana Aksi Nasional Percepatan Penurunan Stunting

Senin, 28 Februari 2022 | 09:02 WIB
dok. Kepala Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG (K) (pic. bkkbn.go.id)

Baca Juga: Liverpool Juara Piala EFL setelah Menang Adu Penalti Melawan Chelsea.

Status merah diberikan untuk daerah yang memiliki prevalensi di atas angka 30 persen.

Untuk memastikan komitmen bersama, BKKBN berencana menggelar Sosialisasi Rencana Aksi Nasional Percepatan Penurunan Stunting (RAN PASTI) di Semarang Selasa (1 Maret 2022) besok.

Dijadwalkan hadir dalam acara di Poo Hotel Semarang, Kepala BKKBN dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG (K) selaku Ketua Pelaksana Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Pusat  serta para wakil  ketua dari unsur Sekretariat Wakil Presiden, Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Bappenas, Kemendagri, serta Kemenkes.

Acara itu dipandang strategis mengingat BKKBN sedang memfinalisasi RAN PASTI dengan pendekatan keluarga berisiko stunting.

Baca Juga: SNMPTN : Prediksi Rata rata Nilai Rapor untuk Bisa Lolos SNMPTN UPN “Veteran” Jakarta Tahun 2022. Ini Detilnya

RAN PASTI akan menjadi acuan dalam pelaksanaan percepatan penurunan stunting bagi kementerian dan lembaga, pemerintah provinsi, pemkab dan pemkot, pemerintahan desa  serta pemangku kepentingan lainnya.

BKKBN yang ditugaskan Presiden Jokowi sebagai  pengendali pencegahan stunting selalu mendukung dan memperhatikan upaya konvergensi dengan mengedepankan kebaruan, khususnya di tingkat desa dan keluarga.

Pemanfaatan data mikro keluarga digunakan dengan acuan by name by address dan by problem.

Baca Juga: Pak Miyono, Pakdhe Presiden Joko Widodo, Meninggal Dunia di Solo

BKKBN dengan 200.000 Tim Pendamping Keluarga yang terdiri dari unsur bidan, PKK dan kader KB atau kader pembangunan lainnya yang ada di desa.

Dengan demikian jumlahnya akan setara dengan 600.000 orang. Mereka akan dilatih dan mendampingi calon pengantin/calon pasangan usia subur, ibu hamil, ibu dalam masa interval kehamilan, serta anak usia 0-59 bulan.

Sosialisasi RAN PASTI  juga menjadi pijakan awal bagi penjelasan mekanisme tata kerja percepatan penurunan stunting di tingkat provinsi, kabupaten dan kota serta desa.

Baca Juga: Dear Penggemar Gorengan, Ini Resep Herbal untuk Detoks Ala dr Zaidul Akbar

Dikupas juga mengenai pemantuan, pelaporan serta evaluasi. Dan yang tidak kalah pentingnya lagi, skenario pendanaan stunting di daerah.

Halaman:

Tags

Terkini