nasional

Fit and Proper Test Calon Panglima TNI, Kekayaan Jenderal Andika Perkasa Rp 179 Miliar

Sabtu, 6 November 2021 | 13:38 WIB
Jenderal TNI Andika Perkasa. (Instagram.com/@rertamaximiliano)

TITIKTEMU.CO, JAKARTA - Presiden Joko Widodo atau Jokowi memilih Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Andika Perkasa sebagai calon tunggal Panglima TNI.

Jenderal berbintang empat ini merupakan salah satu jenderal yang kaya raya. Dari Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Juni 2021, kekayaannya mencapai Rp179 miliar lebih, tanpa utang.

Dilansir TITIKTEMU.CO dari laman elhkpn.kpk.go.id, angka kekayaan Andika Rp179.996.172.019 berupa harta bergerak dan tak bergerak.

Baca Juga: Presiden Jokowi Ajukan Andika Perkasa Calon Panglima TNI, Ini Profilnya

Dia memiliki  20 bidang tanah dan bangunan di dalam dan luar negeri. Dari 20 bidang tanah dan bangunan itu, 19 di antaranya adalah hibah tanpa akta.

Satu-satunya harta miliknya sendiri adalah sebidang tanah di Bogor, Jawa Barat, seluas 1.000 meter persegi (m2) yang diperkirakan nilainya Rp500 juta.

Aset lainnya Rp37.664.250.000 merupakan hibah tanpa akta, tersebar di Jakarta, Bogor, Cianjur, Bandar Lampung, Surabaya, Sleman, Bantul, dan Tabanan.

Baca Juga: Diwisuda, Kini Status Mereka Jadi Taruna Akademi TNI dan Taruna Akademi Kepolisian..

Andika juga mempunyai aset dengan status hibah tanpa status di Australia dan Amerika Serikat total senilai Rp15,5 miliar

Selain itu, perwira tiggi TNI ini memiliki kas dan setara kas sebesar Rp126,9 miliar. Sedangkan harta bergerak lainnya Rp10,1 miliar, dan surat berharga Rp2,1 miliar.

Di garasinya ada mobil mewah; Landrover Sport 3.0 V 6 AT 2014 seharga Rp800 juta dan Mercedes Benz Sprinter 315 tahun 2018 seharga Rp1,8 miliar.

Baca Juga: Panglima TNI Mutasi dan Promosi Jabatan 108 Perwira Tinggi. Salah Satunya Pangdam VI/Mulawarman

Andika akan menjalani fit and proper test sebagai calon Panglima TNI, Sabtu (6/11/2021). Namun, Komisi I DPR tidak akan mempermasalahkan hartanya.

Dikutip dari Antara, Komisi I juga tak akan membahas pelanggaran HAM yang sempat dituduhkan pada menantu mantan Kepala BIN AM Henropriyono itu.

Halaman:

Tags

Terkini