nasional

Ulama dan Santri Berperan Penting Dalam Perjuangan Melawan Pandemi COVID-19

Jumat, 22 Oktober 2021 | 21:39 WIB
Ulama dan Santri Berperan Penting Dalam Perjuangan Melawan Pandemi COVID-19 (Foto: Ilustrasi Santri - Pixabay)

TITIKTEMU.CO, Jakarta - Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate mengatakan, perjuangan melawan pandemi Covid-19 bukanlah perjuangan pemerintah semata.

Perjuangan ini melibatkan banyak pihak dan elemen masyarakat, termasuk para santri dan ulama.

"Peran tersebut di antaranya dilakukan para santri dan ulama yang berkontribusi besar, khususnya dalam memberikan edukasi kepada masyarakat terkait disiplin protokol kesehatan dan pentingnya vaksinasi," ujar Johnny, Jumat (22/10).

Baca Juga: Hari Santri, Presiden Jokowi Dorong Munculnya Entrepreneur dari Pondok Pesantren

Menkominfo menjelaskan, para santri dan ulama telah berperan aktif dalam memberi contoh kepada masyarakat tentang cara melawan pandemi. Mulai dari memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, hingga melakukan vaksinasi.

Untuk itu, pemerintah sangat mengapresiasi para santri dan ulama yang telah mendukung program pemerintah untuk melawan Covid-19.

"Memperingati hari santri nasional, pemerintah memberikan apresiasi kepada seluruh santri dan juga ulama yang telah bersatu dan bergandengan tangan. Yakni bersama pemerintah dalam melawan pandemi Covid-19. Santri selalu hadir untuk mendukung perjuangan bangsa, kali ini perjuangan dalam melawan virus Covid-19," jelasnya.

Baca Juga: Sedih, 6 Pohon Peneduh di Jalan Gajahmada Semarang Mati Diduga Disiram Solar

Menkominfo menjelaskan, Hari Santri yang diperingati setiap 22 Oktober merujuk pada terbitnya Resolusi Jihad pada 22 Oktober 1945.

Resolusi ini menyulut semangat juang para santri dan masyarakat untuk mempertahankan NKRI dari ancaman pendudukan kembali tentara sekutu Belanda dan Inggris (NICA).

Tahun ini, lanjutnya, Hari Santri 2021 diperingati dengan tema 'Santri Siaga Jiwa Raga.' Tema ini merupakan bentuk pernyataan sikap santri Indonesia yang senantiasa siap menyerahkan jiwa dan raga dalam membela Tanah Air, mempertahankan persatuan Indonesia, serta mewujudkan perdamaian dunia.

Baca Juga: Diteror Pinjol Ilegal? Jangan Ragu Untuk Lapor ke Polisi

"Siaga jiwa raga menurut Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas merupakan komitmen santri dalam membela Tanah Air yang lahir dari santun, rendah hati, pengalaman, juga tempaan santri selama di pesantren," kata Menkominfo.

Pengasuh Pondok Pesantren ?drisiyyah Tasikmalaya, Ustaz Ahmad Tazakka Bonanza atau lebih dikenal dengan Ustaz Aka, mengatakan bahwa upacara Hari Santri Nasional dilakukan untuk meneladani para santri dan kiai terdahulu yang selalu berjuang untuk Indonesia.

Halaman:

Tags

Terkini