nasional

Pemerintah Kota Bandung Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19

Selasa, 19 Oktober 2021 | 21:41 WIB
Pemerintah Kota Bandung Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19. (Foto Kapala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Bandung, Rosye Arosdiani-RRI)

TITIKTEMU.CO, Bandung - Sejumlah ahli epidemiologi Indonesia memprediksi akan terjadi gelombang ketiga Covid-19 atau peningkatan kasus pada Desember.

Atas kondisi itu, pemerintah Kota Bandung melakukan berbagai upaya dan strategi agar dapat menghadapi situasi tersebut.

Kapala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Bandung, Rosye Arosdiani mengatakan, upaya yang dilakukan untuk mengantisipasi gelombang ketiga Covid-19 yaitu meningkatkan tracing, testing dan treatment.

Baca Juga: Komplotan Begal Sadis di Bekasi dan Depok, Sukses Dibekuk Jajaran Polda Metro Jaya

Selain itu melakukan tes kepada warga yang sedang terserang batuk, pilek atau infeksi saluran pernapasan (ISPA) di puskesmas.

"Untuk kasus ISPA, batuk pilek dilakukan pemeriksaan rapid antigen artinya dicek bahkan ada PCR dites bahwa kasus batuk pilek sudah pastikan Covid-19 atau bukan dilaksanakan di puskesmas," ujar Rosye kepada wartawan, Selasa (19/10).

Ia berharap masyarakat dapat mendapatkan pemeriksaan tersebut di puskesmas secara gratis.

Baca Juga: Level PPKM Terkendali, Pemerintah Kembali Sesuaikan Pembatasan Kegiatan Masyarakat

Pihaknya juga menyiapkan tempat tidur bagi pasien Covid-19 apabila terjadi lonjakan kasus serta melakukan pelacakan apakah ditemukan varian baru termasuk di bandara.

"Di Bandung masih banyak varian Delta, belum ditemukan varian baru di Bandung," ucapnya.

Rosye mengutarakan, saat ini Kota Bandung berada di level dua penerapan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) yang menunjukkan kasus penyebaran Covid-19 membaik.

Baca Juga: Indonesia Kembali Sambut Dukungan Vaksin Covid-19 dari Pemerintah Jepang

Kasus kumulatif Covid-19 mencapai 42.589 sedangkan kasus aktif 93, kasus sembuh 41.074 dan kasus meninggal dunia 1.422.

"Kondisi saat ini lebih baik bahkan sudah keluar Inmendagri yang baru Kota Bandung level dua, kondisi semakin membaik," paparnya.

Halaman:

Tags

Terkini