Banteng celengan yang dimaksud Rudy adalah banteng yang hanya berpikir bagaimana mengumpulkan kekayaan untuk dirinya sendiri.
Baca Juga: Tidak Pasang Baliho, Pak? Ganjar: Ora Kober Mikir!
Namun, kalau banteng celeng sudah jelas tegak lurusnya. Celeng yang berl;alri tidak pernah berbelok.
“Jadi dengan pernyataan Mas Bambang Pacul soal kader celeng itu, saya lebih seneng jadi banteng celeng,” ujar Rudy.
Menurut Rudy, perkataan Bambang Pacul telah menyinggung para kader, terutama sesepuh PDI-P.
Baca Juga: Netizen Nyinyir, Hendrar Prihadi Bela Puan Maharani
Selanjutnya, Rudy memberi semangat kepada para kader yang disebut celeng oleh Bambang Pacul.
“Untuk rekan rekan deklarasi yang dikatakan kader celeng jangan putus asa. Diambil positifnya saja,” katanya
Menurut Rudy, justru kader yang seperti celeng itulah yang menurutnya tegak lurusnya jelas. Mereka berjuang mencari suara yang sebanyak mungkin.
“Sekarang deklarasi kan tidak hanya Ganjar Pranowo, Mbak Puan Maharani juga. Kalau terus diperkeruh, nanti banteng banteng celeng ini akan deklarasi semua,” jelas Rudy.
Baca Juga: Ganjar Pranowo Temu Kangen Dengan Warga Papua yang Pernah Berdomisili di Jawa Tengah
Selanjutnya Rudy menyebut Ganjar selama ini tidak minta untuk dideklarasikan. Para kader yang punya inisiatif mendeklarasikan karena kerja Ganjar.
“Kalau Rakyat Indonesia besok ingin mendapat anugerah atau ganjaran, ya Ganjar Pranowo, itu saja.
Terserah ini mau dikatakan deklarasi ya monggo. Yang punya hak memberikan sanksi itu DPP PDI P,” kata Rudy.
Terkait PDI-P Solo yang akan mendeklarasikan hal serupa, Rudy mempersilakan. Bagia dia, deklarasi itu seperti aspirasi dari bawah.