nasional

Kisruh Banteng vs Celeng di PDIP, Mantan Wali Kota Solo: Bambang Pacul Nggak Pakai Logika

Kamis, 14 Oktober 2021 | 22:34 WIB
Ketua DPC PDI-P Soli FX Hadi Rudyatmo. (Twitter @pdipsolo)

TITIKTEMU.CO, SOLO - Ketua DPC PDI-P Solo FX Hadi Rudyatmo menanggapi omongan Ketua DPD PDI-P Jateng, Bambang Wuryanto atau Bambang Pacul, terkait kader celeng.  

Rudy menilai Bambang Pacul tidak menggunakan logika berpikir saat melontarkan omongan soal celeng tersebut.

“Menurut saya (Bambang Pacul) kok tidak memakai logika berpikir,” kata Rudy saat ditemui wartawan di Solo, Jawa Tengah, Kamis (14/10/2021).

Baca Juga: Kritik Deklarasi Ganjar Capres, Ketua DPC PDI-P Kebumen: Banteng Selalu dalam Barisan

Menurut mantan Wali Kota Solo itu, sebutan celeng justru bermakna positif. Sebab celeng jalannya lurus, tidak pernah melenceng.

“Jadi kader yang disebut celeng jangan berkecil jati. Ambil sisi positifnya. Celeng itu malah tegak lurus. Jangan berkecil hati,” ujar Rudy.

Sebutan celeng dilontarkan Bambang Pacul kepada para kader PDI-P yang mendukung Ganjar Pranowo menjadi calon presiden di Pilpres 2024.

Baca Juga: Tahun 2024 Masih Lama. Sudah Ada Yang Deklarasi Capres!

Berawal setelah DPC Seknas Ganjar Indonesia (SGI) Kabupaten Purworejo mendeklarasikan diri mendukung Ganjar.

“Adagium di PDIP itu yang di luar barisan bukan banteng, itu namanya celeng. Jadi apapun alasan itu yang deklarasi, kalau di luar barisan ya celeng,” kata Bambang, Sabtu (9/10).

Menanggapi lontaran Bambang, Wakil Ketua DPC PDIP Purworejo, Albertus Sumbogo angkat bicara.

Baca Juga: Polemik Deklarasi Ganjar Capres, Pengurus PDI-P Jateng Balas Tudingan Loyalis Ganjar Pranowo

“Di bawah tekanan kepemimpinan beliau (Bambang Wuryanto) lahirlah kader-kader dengan mental babu, bebek, dan beo,” kata Sumbogo, Minggu (10/10/2021).

Rudy, sapaa Hadi Rudyatmo, mengaku dirinya justru lebih seneng banteng celeng dari pada banteng celengan.

Halaman:

Tags

Terkini