TITIKTEMU.CO, Jakarta - Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate mengungkapkan, vaksinasi Covid-19 untuk dosis pertama telah tembus 100 juta orang.
Capaian ini merupakan buah dari kerja sama semua pihak, termasuk seluruh masyarakat Indonesia.
"Pemerintah apresiasi seluruh pihak yang bekerja keras dalam menyukseskan program vaksinasi ini," ujarnya, Senin (11/10).
Baca Juga: Deadline 14 Oktober, Peserta Prakerja Gelombang 20 Segera Beli Pelatihan Pertama!
Menkominfo menjelaskan hingga 10 Oktober 2021, jumlah orang yang sudah mendapatkan dosis pertama vaksin Covid-19 telah tembus 100 juta orang. Sementara itu, 57,5 juta di antaranya telah mendapatkan vaksinasi dosis lengkap.
Vaksinasi dosis pertama terhadap 100 juta orang itu berhasil dicapai kurun waktu 10 bulan sejak penyuntikan perdana vaksin Covid-19 kepada Presiden Joko Widodo pada 13 Januari 2021.
Capaian ini tentunya tak bisa dilepaskan dari peran serta seluruh bangsa Indonesia, baik dari swasta, organisasi masyarakat, komunitas, dan seluruh lapisan masyarakat.
Baca Juga: Mendagri Umumkan Tim Seleksi Calon Anggota KPU RI dan Bawaslu RI Periode 2022-2027
"Mulai dari mendatangkan vaksin ke Indonesia, distribusi vaksin, penyuntikan vaksin, hingga pengawasan proses vaksinasi melibatkan banyak pihak. Kolaborasi dan gotong royong jadi kunci capaian ini," kata Johnny lagi.
Selain itu, Menkominfo Johnny memaparkan capaian positif juga terlihat dalam realisasi vaksinasi kelompok lansia yang terus meningkat.
Hingga 10 Oktober 2021, tercatat sekitar 7 juta lansia sudah mendapatkan vaksinasi dosis pertama, dan sekitar 4,6 juta di antaranya yang sudah mendapatkan vaksinasi dosis lengkap.
Baca Juga: Anugerah ASN 2021 Masih Dibuka, Raih Kesempatan Kenaikan Pangkat Luar Biasa!
"Meskipun terjadi peningkatan, tetap perlu dipercepat agar kelompok lansia lebih cepat terlindungi," tegasnya.
Menkominfo menambahkan, vaksinasi dosis pertama untuk kelompok remaja juga sudah mencapai sekitar 4 juta orang. Dia merinci 2,8 juta di antaranya sudah mendapatkan vaksinasi dosis lengkap atau dua suntikan vaksin.