nasional

Malang Raya Berada di PPKM Level 3, Transisi Pandemi Jadi Epidemi Mulai Dibahas

Minggu, 12 September 2021 | 16:24 WIB
Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Letjen TNI Ganip Warsito saat memberi arahan dalam rapat Penanganan Covid-19 bersama Forkopimda Malang. (pic. bnpb)

TITIKTEMU.CO Malang - Intruksi Menteri Dalam Negeri (Inmedagri) No. 39 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4, Level 3 dan Level 2 Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Jawa dan Bali menyebutkan bahwa Malang Raya sudah mengalami penurunan level dalam pembatasan kegiatan masyarakat.

Sebelumnya Kota Malang, Kabupaten Malang dan Kota Batu tercatat berada pada PPKM level 4, kini status itu mengalami penurunan menjadi level 3.

Kondisi ini mendapat apresiasi, penerapan protokol kesehatan yang sudah baik dijalankan secara masif dan konsisten.

Baca Juga: Tekad Kota Semarang Segera Raih Status PPKM Level 1

"Saya mengapresiasi penururan level PPKM ke Level 3 di Malang Raya, semua masyarakat bekerjasama memerangi Covid-19 ini," ujar Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Letjen TNI Ganip Warsito dalam Rapat Penanganan Covid-19 bersama Forkopimda Malang, Sabtu (11/9) sebagaimana dimuat laman resmi BNPB.

Namun demikian, Ganip yang sekaligus menjabat Kepala BNPB juga menyampaikan pencapaian ini dapat disikapi secara bijak, mengingat pandemi ini belum diketahui kapan akan selesai. Perlu beberapa poin yang harus disiapkan dalam menghadapi transisi pandemi menuju epidemi.

Baca Juga: Berada di PPKM Level 2 Dan Angka Positif Melandai, Bantuan Covid-19 Tetap Mengalir Ke Kota Semarang

Ada lima poin penting yang perlu menjadi perhatian bersama.

Pertama mengenai Protokol Kesehatan (Prokes) 3M, masyarakat harus lebih di edukasi, sosialisasi dan mitigasi terhadap perubahan perilaku. Pembentukan posko PPKM berbasis mikro juga perlu dibuat.

Selain itu, pembentukan satgas prokes di fasilitas umum juga dinilai perlu, hal ini bertujuan sebagai basis pengendalian di seluruh lapisan masyarakat.

Kedua, Vaksinasi. Upaya percepatan vaksinasi juga terus dilakukan oleh pemerintah pusat dibantu oleh seluruh unsur Pentahelix demi tercapainya Herd Imunity.

Baca Juga: Patut Dicontoh, Testing Covid-19 Kota Semarang Capai 6 Kali Lipat Standar WHO

Ketiga Testing. Diharapkan nantinya setiap daerah mampu menyediakan minimal 1 atau 2 laboratorium PCR di tiap Kabupaten/Kota. Dengan adanya fasilitas yang memadai, diharapkan pengecekan dapat dilakukan dengan cepat dan efektif.

Keempat Tracing. Tenaga swabber dan tracer diupayakan untuk diperbanyak, sehingga mampu mencapai target yang telah ditentukan yakni 1:15 artinya apabila ada 1 orang yang terkonfirmasi positif, maka dapat dilakukan pengecekan terhadap 15 orang yang memiliki riwayat kontak erat.

Halaman:

Tags

Terkini