TITIKTEMU.CO
Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sekolah Vokasi (SV) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menyerukan kepada masyarakat untuk memboikot siaran televisi yang menayangkan pelaku pedofilia dan kekerasan seksual sebagai bintang tamu.
“Kemunculan Saipul Jamil di televisi terkesan tidak menghormati korban. UNS Surakarta mengajak masyarakat memboikot siaran televisi dengan bintang tamu pelaku pedofilia dan kekerasan seksual,” kata Presiden BEM SV UNS, Dessy Latifatul Laila, seperti dikutip titiktemu.co dari laman uns.ac.id, Rabu (8/9/2021).
Baca Juga: Muncul Petisi Dukung Saipul Jamil, Jumlah Tanda Tangan Kalah Jauh dengan Petisi Boikot
BEN UMS khawatir tayangan pelaku pedofil dan kekerasan seksual akan memicu trauma korban, dan memberikan contoh negatif kepada masyarakat.
Empat poin pernyataan sikap disampaikan melalui akun resmi Direktorat Jenderal Pemberdayaan Perempuan BEM SV UNS dan Instagram Suara.
Pertama, BEM SV UNS menolak glorifikasi pelaku pedofila dan pelaku pelecehan seksual pada anak di bawah umur dalam segala bentuk, terkhusus untuk Saipul Jmail.
BEM SV UNS mendesak stasiun televisi yang menampilkan Saipul Jamil untuk memberhentikan tayangannya.
Ketiga, BEM SV UNS menuntut Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) melarang Saipul Jamil kembali mengisi tayangan di televisi.
“Kami mengajak seluruh civitas akademika dan masyarakat memboikot Saipul Jamil dengan tidak menonton acara televisi, serta tidak memberi panggung di media siar lain,” ujar Dessy.
Dessy menyampaikan BEM UNS berpihak kepada para korban kekerasan seksual, dan tidak ingin trauma korban terus berlanjut, sementara pelaku bergerak bebas.
Baca Juga: KPI Surati 18 Stasiun TV, Minta Tidak Mengulang-ulang Tayangan Saipul Jamil
“Pernyataan sikap ini sebagai bentuk dukungan kepada korban. Segala bentuk pelecehan seksual harus dihapuskan,” imbuh Dessy Latifatul Laila.