Kapolri menekankan TNI dan Polri menggandeng seluruh elemen masyarakat untuk menciptakan vaksinasi 100 persen hingga dosis kedua. Hal itu sebagai wujud implementasi kebijakan extraordinary Pemerintah demi keselamatan masyarakat sebagaimana asas Salus Populi Suprema Lex Esto.
“Untuk menahan laju penyebaran Covid-19, Polri akan terus melakukan percepatan nasional melalui berbagai macam strategi vaksinasi,” kata Listyo.
Baksinasi Merdeka melibatkan tokoh agama dan santri yang diharapkan akan “getok tular” kepada keluarga, tetangga, teman-teman, dan komunitas sehingga masyarakat tidak ragu ikut ikut program vaksinasi.
“Kegiatan vaksinasi di rumah ibadah juga bertujuan untuk revitalisasi rumah ibadah sebagai fungsi sosial, terutama memiliki fungsi membimbing perilaku jamaahnya,” ucap Kapolri.***