TITIKTEMU.CO
Angka kasus baru dan kematian Covid-19 di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menunjukkan tren penurunan. Penurunan ini diharapkan bisa menurunkan level PPKM dari 4 menjadi level 3 atau 2.
“Saat ini sudah 62% lebih masyarakat DIY divaksin. Ini akan terus dilakukan sampai minimal 80%. Targetnya 100% sampai pertengahan Oktober nanti,” kata Sekretaris Daerah DIY Kadarmanta Baskara Aji seperti dikutip titiktemu.co dari corona.jogjaprov.go.id, Senin (6/9/2021).
Aji menambahkan untuk keterisian bed rumah sakit sudah berada diangka 29%, sedangkan rata-rata positif Covid-19 turun di angka 5. Angka tersebut merupakan batas yang ditetapkan Badan Kesehatan Dunia (WHO) untuk bisa turun level PPKM di bawah level 4.
“Jadi mudah-mudahan DIY bisa segera turun level pada evaluasi PPKM Level 4 awal September ini,” ujar Aji saat mengikuti diskusi bersama Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) secara daring.
Bukan tanpa alasan Aji berharap PPKM segera turun level. Pasalnya penopang utama perekonomian di DIY adalah pendidikan dan pariwisata. Dengan penerapan PPKM level 4 ini, dan jauh sebelumnya PPKM Darurat, perekonomian DIY sulit bergerak.
Baca Juga: Jogja Masih PPKM Level 4, Ini Ketentuan Pelaku Perjalanan Domestik Di Wilayah Itu
“Sumber utama ekonomi di DIY itu pariwisata dan pendidikan. Dua unsur ini sifatnya kerumunan. Kalau ini tidak ada ya bisa dipastikan ekonomi DIY terpuruk,” kata Aji.
Namun, meskipun kasus Covid-19 di DIY turun, Pemerintah Pusat tidak bisa serta merta menurunkan status level DIY. Sebab, DIY merupakan wilayah aglomerasi dimana kondisi beberapa kota dan kabupaten di wilayahnya belum semuanya membaik.
“Posisi kota dan kabupaten di wilayah aglomerasi saling berdekatan. Tidak semua kabupaten/kota berada di zona merah, namun akan saling berhubungan,” jelas Aji.
Baca Juga: Tekad Kota Semarang Segera Raih Status PPKM Level 1
Tingkat capaian vaksinasi juga menjadi syarat bagi suatu daerah bisa turun level. Sebab vaksinasi ditujukan untuk membentuk kekebalan komunal atau herd immunity.***