Gubernur Sril Sultan HB X: Hasil Uji Coba Dua Sekolah Aman, Pemprov DIY Tetap Belum Izinkan Sekolah Tatap Muka

photo author
Venansia Delarosa, TitikTemu.co
- Sabtu, 28 Agustus 2021 | 06:00 WIB
Rapat Gubernur DIY beserta Jajaran dengan Menko Marvest Luhut P. Panjaitan (Pic. Laman Prov DIY)
Rapat Gubernur DIY beserta Jajaran dengan Menko Marvest Luhut P. Panjaitan (Pic. Laman Prov DIY)

TITIKTEMU.CO

Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, menyampaikan bahwa DIY sudah dari dua bulan lalu melakukan uji coba sekolah tatap muka pada dua sekolah tingkat SMA. Hasil dari uji coba dua sekolah tersebut, tidak ada penambahan angka kasus positif dari pihak guru maupun murid.

Baca Juga: Kasus Covid Mulai Turun, Yogyakarta Siapkan Pembukaan Sektor Non Esensial

Meskipun hasilnya aman, pemprov DIY masih belum mengizinkan sekolah tatap muka dilaksanakan. Keputusan tersebut diambil mengingat bahwa DIY masih dalam PPKM level 4. Sehingga resiko penularan covid-19 dinilai masih tinggi.

“Pada prinsipnya, sekola tatap muka bisa dilaksanakn di daerah dengan level PPKM di bawah level 4. Tentunya ada syarat khusus yang tidak bisa ditawar, yaitu izin dari pemda, orang tua murid, penerapan prokes yang sangat ketat ,dan memastikan guru serta siswa telah divaksin,” tegas Sri Sultan dalam rapat dengan Menkomarvest, Luhut Binsar Panjaitan, dan jajaran kementerian Pendidikan RI pada Kamis (26/8/2021).

Baca Juga: Ahai, Mal di Yogyakarta Sudah Buka, Jangan Lupa Pakai Aplikasi PeduliLindungi Biar Boleh Masuk

Sri Sultan juga mengungkapkan bahwa beliau juga akan mencoba untuk melakukan uji coba sekolah tatap muka untuk sekolah tingkat SMP. Tetapi masih dalam tahap persiapan yang lebih matang mengingat perilaku siswa SMP berbeda dengan siswa SMA.

“Perlu diingat tingkatan SMA bisa diajak dialog dan bisa memahami. Kami akan mencoba mempersiapkan diri untuk SMP, tapi kami kurang berani apababila anak-anak SMP ini belum divaksin. Karena perilakunya berbeda dengan SMA,” ungkap Sri Sultan dalam laman resmi Pemda Provinsi DIY www.jogjaprov.go.id

Baca Juga: Patut ditiru, Bantu Warga Isoman, UPN Ajak Warung Sekitar Dirikan Dapur Umum

Sekda DIY, R Kadarmanta Baskara Aji, juga menjelaskan bahwa hampir semua guru di DIY sudah divaksin. Menurutnya tinggal 600 guru lagi yang belum divaksin dikarenakan alasan Kesehatan dan untuk pelajar baru sekitar 23% yang baru divaksin.

“Untuk guru hampir semuanya divaksin, tinggal 600 orang saja karena kemarin mereka sakit atau mereka terkonfirmasi positif. Sementara untuk murid atau pelajar kita baru kurang lebih 23%,” papar Aji. (dela)***

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Indria Purnama Hadi

Tags

Rekomendasi

Terkini

X