nasional

Kondisi BUMN Kini Jauh Lebih Sehat. Erick Thohir: Korupsi Waskita Beton Terjadi Jauh Sebelum 2019

Sabtu, 1 Juli 2023 | 19:33 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir saat peresmian Menara Danareksa, Monas, Jumat (26/5) (Kemen BUMN)

TITIKTEMU.CO, JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan BUMN saat ini sudah jauh lebih sehat dari sebelumnya. Indikatornya, BUMN saat ini memiliki hutang Rp1.612 triliun, namun modalnya mencapai Rp3.200 triliun.

Itu artinya, rasio hutang dengan modal masih di kisaran 34 persen. Padahal, sebagai pengusaha, kata Erick, biasanya berlaku modal 30% dan pinjaman 70%.

Baca Juga: Sinopsis Film Siberia , Keanu Reeves Mencari Berlian Malah Terjebak Hubungan Cinta

Baca Juga: Sinopsis Film Replicas, Keanu Reeves Berusaha Mengembalikan Keluarganya Yang Kecelakaan

“Hari ini pinjamannya 34 persen, modalnya jauh lebih besar. Nah, ini hal-hal yang saya rasa kadang-kadang dengan era sosial media dengan kebebasan saat ini, kadang-kadang semua bicara hanya menuduh, membangun persepsi negatif tanpa data dan fakta. Dan saya tidak takut saya buktikan data-datanya,” tegas Erick Thohir.

Erick menegaskan, dirinya berkomitmen untuk melakukan bersih-bersih di BUMN. Sejak awal, kata dia, Kementerian BUMN adalah yang pertama melaporkan ketidakbenaran yang terjadi di internalnya sendiri. Sejauh ini, sudah 13 BUMN dan anak cucu perusahaannya yang dilaporkan.

Baca Juga: 10 Destinasi Wisata Yogyakarta Yang Asik Buat Liburan

Sementara itu, menyangkut kasus korupsi di perusahaan Waskita Beton, Menteri BUMN menolak anggapan bahwa korupsi di perusahaan plat merah itu terjadi lantaran kelalaian Kementerian BUMN dalam menjalankan fungsi pengawasan.

“Saya tidak setuju. Isu Waskita Beton itu terjadi jauh sebelum 2019, ketika Waskita Beton menerbitkan surat hutang senilai Rp2 triliun lebih. Itu dikorupsi. Bukan zaman sekarang,” kata Erick Thohir dalam tayangan Kick Andy Double Check, Jumat malam (30/6/2023).

Baca Juga: Liburan Saat Cuaca Panas Itu Asik, Tapi Perhatikan Ini

Seperti diketahui, Erick Thohir menjabat sebagai Menteri BUMN sejak Oktober 2019. Karena itu, Erick mengatakan dirinya tidak bermaksud menyalahkan siapa-siapa, namun justru berusaha menyelamatkan BUMN karya dengan menyiapkan proposal strategi penyelamatan BUMN karya sejak awal 2020 bersama Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo.

“Kita waktu itu hire (menyewa) konsultan juga, Boston Consulting Group. Dari 7 BUMN karya ini harus semua digabungkan dan diberi modal yang kuat,” kata Erick.

Baca Juga: Nuansa Kolonial Pesta Senja Kotabaru , Alternatif Baru Wisata Long Weekend Di Yogyakarta

Sebagai informasi, Kejaksaan Agung telah menetapkan empat tersangka dalam kasus penyelewengan pengunaan dana anak perusahaan Waskita Karya Tbk. Kerugian negara diperkirakan lebih dari Rp2,5 triliun.

Halaman:

Tags

Terkini